Ringkasan Berita:
- Dua rekor pernah dicatatkan Indonesia di ajang Thomas Cup
- Rekor pertama, Indonesia adalah pemilik gelar juara Thomas Cup terbanyak sejak pertama kali dihelat pada 1949 dengan 14 trofi
- Rekor kedua, Indonesia masih menjadi satu-satunya tim yang paling sering meraih juara beruntun di Thomas Cup
TRIBUNNEWS.COM - Terdapat dua rekor yang pernah dicatatkan Indonesia di ajang Thomas Cup.
Thomas Cup merupakan kompetisi beregu putra paling bergengsi di dunia.
Di samping Thomas Cup, ada Uber Cup yang mempertandingkan beregu putri.
Tahun ini, Thomas dan Uber Cup 2026 akan diselenggarakan di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.
Berbicara soal Thomas Cup, Indonesia nyaris tidak pernah absen.
Indonesia hanya absen pada edisi 1949, 1952, 1955.
Sepanjang keikutsertaannya di Thomas Cup, dua rekor mampu diciptakan Indonesia bahkan belum ada yang bisa menandingi. Apa saja itu?
Baca juga: Target Ginting usai Rampungkan Tur Eropa, Ingin Kembali ke 20 Besar Ranking Dunia
Rekor Pemilik Gelar Juara Terbanyak
Rekor yang pertama adalah, Indonesia adalah pemilik gelar juara Thomas Cup terbanyak sejak pertama kali dihelat pada 1949.
Hingga saat ini, Indonesia telah mengoleksi 14 trofi juara Thomas Cup.
Indonesia baru mencatatkan debutnya di Thomas Cup 1958 yang kala itu digelar di Singapura. Dan menariknya langsung bisa juara setelah mengalahkan Malaysia.
Setelahnya, Indonesia meraih gelar juara Thomas Cup secara beruntun yakni edisi 1961 dan 1964.
Gelar juara Indonesia di Thomas Cup kemudian tersaji di edisi 1970, 1973, 1976, 1979, 1984, 1994, 1996, 1998, 2000, 2002, dan 2020.
Tepat di bawah Indonesia, ada China yang mengoleksi 11 trofi juara Thomas Cup, yakni edisi 1982, 1986, 1988, 1990, 2004, 2006, 2008, 2010, 2012, 2018, dan 2024.
Baca juga: Hasil 8 Besar Orleans Masters 2026: Rekor Langka Ganda Putri Indonesia dengan Jaga Asa ke Semifinal
Rekor Juara Beruntun
Rekor yang kedua adalah, Indonesia masih menjadi satu-satunya tim yang paling sering meraih juara beruntun di Thomas Cup.
Indonesia pertama kali mencetak hattrick juara Thomas Cup edisi 1958, 1961, 1964.
Setelahnya, Indonesia mampu meraih juara beruntun empat edisi sekaligus, yakni 1970, 1973, 1976, 1979.
Bahkan, Indonesia pernah merebut lima gelar juara beruntun edisi 1994, 1996, 1998, 2000, 2002.
Tatap Ujian Berat di Thomas Cup 2026
Terlepas dari dua rekor di atas, Indonesia sebentar lagi akan menyongsong Thomas Cup 2026.
Hasil drawing alias undian telah keluar. Indonesia tergabung ke dalam Grup D Thomas Cup 2026 bersama Prancis, Thailand, dan Algeria.
Langkah Indonesia untuk lolos fase grup Thomas Cup 2026 diprediksi akan sulit dengan adanya Prancis dan Thailand.
Apalagi Prancis, mereka baru-baru ini keluar sebagai kampiun Kejuaraan Beregu Eropa 2026 setelah membuat kejutan dengan mengalahkan Denmark 3-2.
Prancis sukses memutus dominasi Denmark yang sebelumnya selalu bisa menjuarai Kejuaraan Beregu Eropa sejak pertama kali dihelat pada 2006.
Selain Prancis, Indonesia juga harus bersaing dengan Thailand yang mempunyai Kunlavut Vitidsarn selaku tunggal putra ranking satu dunia.
Dengan adanya Prancis dan Thailand, akan menjadi ujian berat Indonesia untuk bisa mengamankan dua posisi teratas klasemen fase grup.
Jika gagal finis di dua posisi teratas klasemen fase grup, Indonesia otomatis tersingkir.
Adapun hingga berita ini diturunkan, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) belum merilis daftar nama yang tergabung ke dalam skuad Thomas Cup 2026.
(Tribunnews.com/Isnaini)
Baca tanpa iklan