Ringkasan Berita:
- India melaju ke semifinal Piala Thomas 2026 usai menang telak 3-0 atas Chinese Taipei di perempat final.
- Lakshya Sen membuka keunggulan, disusul kemenangan dramatis Rankireddy/Shetty sebelum Ayush Shetty memastikan kemenangan.
- Hasil ini memastikan India meraih medali dan akan menghadapi Prancis atau Jepang di semifinal.
TRIBUNNEWS.COM - India lolos ke semifinal Piala Thomas dan membuka asa untuk kembali ke final mengulangi edisi 2022.
Tim beregu putra India memastikan tiket semifinal Piala Thomas 2026 setelah menang secara meyakinkan 3-0 atas Taiwan dalam laga perempat final, Jumat (1/5/2026).
Bertanding di Forum Horsens, Denmark, keunggulan India dibuka oleh Lakshya Sen di tunggal pertama.
Ia sukses menundukkan pemain kawakan Chou Tien Chen 18-21, 22-20m 21-17 dan membawa timnya unggul 1-0.
Momentum kemudian diperkuat oleh pasangan ganda andalan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Mereka harus berjuang keras dalam laga tiga gim sebelum akhirnya menang 23-21, 19-21, 21-12, sekaligus memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Kemenangan India dipastikan oleh tunggal muda berusia 20 tahun, Ayush Shetty. Ia tampil solid dan mengalahkan Lin Chun-yi untuk menutup laga dengan skor 3-0.
Baca juga: Semifinal Thomas Cup 2026 Diwarnai Nasib Kembar Taiwan dan Malaysia dengan Indonesia
Dengan hasil ini, India dipastikan meraih medali kelima Thomas Cup, dan akan menghadapi pemenang antara Prancis atau Jepang di babak semifinal.
Kemenangan India ini juga membuat asa mereka untuk kembali merasakan sensasi final masih terjaga.
India berpotensi menciptakan kejutan seperti yang pernah menjadi empat tahun lalu.
Seperti diketahui, India menjadi juara Piala Thomas 2022 setelah mengalahkan Indonesia.
Secara mengejutkan, kala itu mereka menang telak 3-0 dalam laga final menghadapi Indonesia.
Kekuatan India nyaris sama dan tak mengalami banyak perubahan dibanding empat tahun lalu.
Mereka masih mengandalkan Lakshya Sen di tunggal pertama, pasangan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty sebagai dua pemain pertama.
Sementara tunggal kedua, dahulu diisi Srikanth Kidambi namun kini digantikan pemain muda Ayush Shetty.
Ia belum pernah mengalami kekalahan di Thomas Cup ini. Bahkan tiga dari empat kemenangan didapat lewat straight gim langsung.
Dua lawan yang dikalahkannya merupakan ranking yang lebih tinggi, Weng Hong Yang dari China (15) dan peringkat 8 dunia Lin Chun-Yi dari Taiwan.
Ini menunjukkan betapa bagusnya potensi yang dimiliki pemain 20 tahun ranking 25 dunia ini.
Tiga pemain pertama India ini memang cukup potensial dan memiliki pengaruh besar dalam laga yang dijalani.
Baca juga: Thomas Cup 2026 - 10 Kali Dihajar Liang/Wang, Nasib Aaron/Soh Berujung Pahit untuk Malaysia
Di ganda kedua, India masih memiliki MR Arjun yang kini berpasangan dengan Hariharan Amsakarunan dan juga bisa dengan partner lamanya, Dhruv Kapila.
Pasangan ganda kedua India ini telah memenangkan dua dari tiga pertandingan mereka sejauh ini.
Sementara di tunggal ketiga, mereka memiliki opsi yang sama baiknya pada HS Prannoy atau Kidambi Srikanth.
Namun tentu kini tantangan kedepan lebih berat dengan potensi melawan Prancis atau Jepang.
Meski begitu, peluang tetap terbuka. Mereka telah membuktikan bisa bersaing dengan kuat sebelumnya.
Di fase grup sebelumnya, India bersua melawan China dan kalah tipis 3-2.
Mereka harus menjadikan kekalahan itu sebagai pelajaran dalam laga semifinal nanti.
Jika menang, potensi ulangan fase grup melawan China berpeluang besar terjadi.
Itu akan menjadi kesempatan besar bagi India untuk membalas kekalahan sebelumnya.
Namun jika gagal, hal itu sudah cukup untuk membuat India menambah koleksi medali di Thomas Cup.
Selain memenangkan gelar pada tahun 2022, India telah memenangkan medali perunggu pada tahun 1952, 1955 dan 1979.
(Tribunnews.com/Tio)
Baca tanpa iklan