TRIBUNNEWS.COM - Hasil final Malaysia Masters 2026 menyuguhkan catatan menarik setelah tiga partai puncak dari total lima sektor yang telah rampung dipertandingkan, Minggu (24/5/2026).
Kendati masih menyisakan dua laga sisa, BWF World Tour Super 500 ini sudah melahirkan narasi catatan serba pertama di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia.
Ya, podium tertinggi dari tiga sektor pembuka ini menjadi saksi pecahnya telur prestasi bagi masing-masing pemenang sepanjang musim kompetisi 2026.
Dari kejutan ganda putri, pembuktian kebangkitan tunggal putra, hingga magis sang veteran, semuanya kompak mengukir tinta emas pertama mereka tahun ini di Negeri Jiran.
Rentetan juara diawali oleh gebrakan luar biasa dari sektor ganda putri.
Pasangan muda asal China, Chen Fan Shu Tian/Luo Xu Min, sukses naik podium tertinggi setelah menyudahi perlawanan wakil Jepang, Sayaka Hirota/Ayako Sakuramoto.
Datang sebagai unggulan keenam, mereka hanya membutuhkan durasi tanding selama 52 menit untuk menyudahi perlawanan duet Negeri Sakura dua gim langsung, 21-16 dan 25-23.
Bagi Chen/Luo, kemenangan ini bukan sekadar raihan trofi, melainkan sebuah lonjakan yang masif.
Pasangan anyar Tirai Bambu yang saat ini masih di peringkat 304 dunia akhirnya merasakan gelar perdana mereka pada tahun 2026.
Baca juga: Jadwal Final Malaysia Masters 2026: Goh/Nur Tumpuan Tuan Rumah, China & Thailand Berebut Juara Umum
Li Shi Feng Pecah Telur
Bergeser ke partai kedua, unggulan kelima asal China, Li Shi Feng, ditantang oleh salah satu wonderkid Thailand yang tengah naik daun, Panitchapon Teeraratsakul.
Li Shi Feng yang secara kualitas berada di jajaran top 10 dunia tampil sangat dominan.
Li sukses meredam agresivitas lewat pertarungan berdurasi 50 menit mengamankan kemenangan dengan skor akhir 21-16 dan 21-17.
Keberhasilan di Malaysia Masters 2026 ini pelepas dahaga bagi Li Shi Feng.
Pasalnya, efek cedera yang dideritanya pertengahan musim 2025 lalu sempat membuat performanya merosot dan kerap kali berakhir antiklimaks.
Di Malaysia Masters 2026, ia memanfaatkan absennya sejumlah pemain elite dengan sangat cerdas untuk membuktikan bahwa dirinya belum habis.
Magis Sang Veteran Ratchanok Intanon
Baca tanpa iklan