TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri
Negara Pemuda dan Olahraga (Mennegpora) Andi Mallarangeng menganggap
wajar, bila harga tiket untuk menyaksikan pertandingan partai final leg
II Piala AFF antara Timnas Indonesia dengan Malaysia pada 29 Desember
nanti, lebih mahal.
Apa argumentasi Andi Mallarangeng saat dimintai
komentarnya oleh wartawan di Kantor Presiden, Kamis (23/12/2010)?
Padahal, harga tiket saat Timnas bertanding di Malaysia, jauh lebih
murah.
"Laba penjualan harga tiket yang mahal utamanya untuk
kelas VVIP dan VIP, untukĀ menjadi subsidi bagi konsumen tiket kelas
tribun. Harga tiket PSSI jauh lebih besar, ya wajar. Kita berikan
subsidi bagi tiket yang dijual Rp 50.000," Andi memberi alasan.
Padahal,
dalam laga leg pertama antara Timnas Indonesia dengan Malaysia di
Stadion Bukit Jalil Malaysia, 26 Desember nanti, harga tiketĀ dipatok
sebesar Rp 150 ribu. Sementara pertandingan di Gelora Bung Karno, untuk
tiket termahal kelas VIP mencapai Rp 1 juta.
Andi kemudian
memberikan argumentasinya lagi. Harga tiket murah, tak lain karena
untuk mensubsidi bagi masyarakat yang akan menyaksikan langsung Timnas
di Stadion Gelora Bung Karno.
Sementara harga tiket di Malaysia lebih
murah, kata Andi, sebelumnya tak ia ketahui. Barulah, salah seorang
stafnya memberi kabar terkait murahnya harga tiket di Malaysia.
"Yang jelas, keuntungan yang diperoleh penyelenggara Malaysia tidak akan setinggi yang didapat PSSI," katanya diplomatis.
Sementara
itu, Mensesneg Sudi Silalahi sebelum ikut rapat kabinet memberikan
himbauan kepada para menteri dan pejabat negara untuk tidak ragu
menerima tiket undangan menonton laga tim nasional Indonesia melawan
Malaysia pada final Piala AFF.
Ia kemudian meminta agar tak
dipermasalahkan kehadiran presiden yang ikut menyaksikan pertandingan
langsung di Stadion Gelora Bung Karno.
"Kehadiran Bapak
Presiden memberikan semangat kepada tim nasional. Untuk dapat lebih
memberikan semangat dan termotivasi. Dan tidak perlu dipermasalahkan,
karena untuk royal box (VVIP), dikhususkan untuk para undangan. Jadi,
sekali lagi para menteri dan pejabat lain tidak perlu ragu mendapat
undangan untuk hadir menonton timnas kita," papar Sudi Silalahi.
Andi Mallarangeng: Wajar Harga Tiket Mahal
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan