TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo menilai Ketua Umum PSSI Nurdin Halid bukan orang yang harus disalahkan atas kekalahan Timnas Indonesia di pertandingan Leg Pertama Final Piala AFF 2010. Kesalahan juga tidak bisa diemban partai-partai tertentu.
"Kalau ada yang harus disalahkan dalam pembinaan olahraga, khususnya sepakbola, ya pemerintah. Jangan menyalahkan partai-partai tertentu. Penyelenggara negara ini atau pemerintah sudah sejauhmana menyiapkan dana untuk pembinaan olahraga negara kita, terutama sepakbola," ungkap Bambang di Restoran Asam Garam, Jakarta, Senin (27/12/2010).
"Itu pertanyaannya. Jangan malah menyalahkan partai-partai tertentu. Ini enggak ada kaitannya dengan partai, ini ada kaitannya dengan pembinaan olahraga dimana penanggung jawab tertinggi adalah penyelenggara negara atau pemerintah. Dalam hal ini Menteri Negara Pemuda dan Olahraga," tambahnya.
Dengan demikian, menurut Bambang, yang harus mundur justru adalah Menneg Pora yang saat ini dijabat Andi Mallarangeng. Sejauh mana Menneg Pora membina olahraga, khususnya sepakbola. Dan jika ingin ditelusuri lebih jauh, tanggung jawab ada di pundak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku pemimpin tertinggi pemerintahan.
"Presiden sejauhmana mengalokasikan anggaran untuk pembinaan sepakbola. Saya sendiri melihat masih sangat kecil. Untung ada orang-orang seperti Nurdin, Nirwan Bakrie yang mau mengeluarkan uang cukup besar untuk pembinaan sepakbola," tegas Bambang.
Disinggung mengenai pembiayaan Timnas Indonesia yang berdasarkan informasi datang terlambat, Bambang melihatnya sebagai sebuah tabiat atau kebiasaan lama. Informasi yang beredar menyebutkan, seyogyanya pembiayaan Timnas dapat dicairkan pada awal tahun ini. Namun, pembiayaan itu baru cair pada Agustus lalu.
"Jangankan itu (Pembiayaan Timnas), penyerapan anggaran saja baru 60 persen padahal November sudah habis," imbuhnya.
Bambang: Yang Mesti Turun Bukan Nurdin tapi Andi Mallarangeng
Penulis: M. Ismunadi
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan