News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Ketua Umum PSSI

Protes PSSI: Katakan dengan Tato

Editor: Dahlan Dahi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Putche (24) membuat tato bola di kaki kirinya karena kecewa dengan PSSI, terutama konflik pergantian ketua umum organisasi sepak bola itu.

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Puthut Ami Luhur

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG -
Inilah aksi protes berbalut keindahan dan kreativitas.

Putche (24) membuat tato bola di kaki kirinya sebagai pernyataan kecewa terhadap kisruh internal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), terutama konflik pergantian ketua umum organisasi sepak bola itu.

"Saya sering menonton pertandingan sepak bola. Kisruh sepak bola beberapa waktu belakangan ini, membuat saya prihatin," kata cewek asal Jakarta tersebut.



Saat ditemui di Mock Studio Tatto, Jalan Parang Barong, Tlogosari, Semarang, Putche mengatakan, kekisruhan yang terjadi di cabang olahraga paling populer ini karena timnas Indonesia minim prestasi di kancah regional dan internasional.

Freddy Mock, seniman tato yang menato kaki Putche, mengungkapkan, belakangan ini selalu mendengar gonjang-ganjing di tubuh PSSI.

"Sering saya menonton permainan timnas PSSI di televisi, sayang belum pernah juara," ujarnya.

Broken Ball

Freddy Mock, seniman tato di Semarang, membuat tato di kaki Putche, untuk menyatakan protes terhadap kisruh PSSI.

Tato di kaki gadis asal Jakarta itu diberi nama "Broken Ball".

"Kami namakan tato ini 'Broken Ball', sebagai tanda rusaknya olahraga sepak bola di tanah air," kata Freddy Mock.

Ide menggambar tato bola di kaki Putche, timbul saat berbincang-bincang dengan komunitas tato di Semarang.

Putche (24) membuat tato bola di kaki kirinya sebagai pernyataan kecewa terhadap kisruh PSSI, terutama konflik pergantian ketua umum organisasi sepak bola itu.

"Saya sering menonton pertandingan sepak bola. Kisruh sepak bola beberapa waktu belakangan ini, membuat saya prihatin," kata cewek asal Jakarta tersebut.

Saat ditemui di Mock Studio Tatto, Jalan Parang Barong, Tlogosari, Semarang, Putche mengatakan, kekisruhan yang terjadi di cabang olahraga paling populer ini karena timnas Indonesia minim prestasi di kancah regional dan internasional.


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini