TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA - Dugaan adanya praktik suap menyuap yang dilakukan kelompok
Nurdin Halid cs terhadap oknum internal FIFA agar melarang nama George
Toisutta, dan Arifin Panigoro makin kencang disuarakan.
Presiden LIRA,
Jusuf Rizal bahkan mengaku telah lama mencium lobi-lobi klasik antara
kubu pro status quo dengan FIFA.
Jusuf Rizal yang mantan orang
dalam PSSI dan sempat didepak Nurdin Halid tersebut mengakui, praktik
suap itu sebetulnya sudah dilakukan oknum PSSI era Nurdin Halid kepada
FIFA. Bahkan, meski sempat tercium keluar, namun PSSI bisa
menyembunyikan hal kotor itu dengan sangat rapi.
"Sejak lama LIRA
ISW telah menduga adanya permainan antara kelompok pro status quo di
PSSI dengan oknum-oknum di FIFA. Sehingga sekalipun PSSI telah melanggar
statuta, FIFA tidak pernah mengusik, dan malah melakukan pembiaran,"
ujar Jusuf Rizal di Jakarta, Kamis (21/4/2011).
Jusuf Rizal
mengatakan, pada tahun 2007 lalu, pihaknya memperoleh informasi adanya
suap yang dilakukan kubu Nurdin Halid Cs terhadap oknum di FIFA untuk
menutup mata soal Statuta PSSI yang ternyata belakangan dianggap
menyimpang.
"Kami memperoleh informasi, pada tahun 2007 ada oknum
FIFA diduga telah disuap Rp 500 juta oleh oknum PSSI agar masalah
statuta FIFA tidak perlu dipermasalahkan. Namun dugaan itu sulit
dibuktikan. Hasilnya jelas membuktikan bahwa FIFA kemudian memang tidak
tegas menyikapi statuta FIFA terkait pasal masalah kriminal,” ujar Jusuf
Rizal.
Oknum FIFA Pernah Disuap PSSI Hingga 500 Juta
Penulis: Alie Usman
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan