TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Arifin Panigoro, dan George Toisutta
hingga saat ini masih diperdebatkan untuk bisa masuk bursa pencalonan
Ketua Umum PSSI. Hal itu terkait dengan sikap FIFA yang ngotot melarang
dua nama tersebut untuk dicalonkan.
Dibalik sikap ngotot FIFA yang melarang dua nama tersebut, LIRA
Indonesia Sports Wacth (ISW) menduga ada oknum FIFA yang telah dibujuk
rayu kubu Nurdin Halid cs, untuk menghembuskan berita tidak baik soal
dua nama tersebut.
Presiden LIRA, Jusuf Rizal meyakini, dibalik sikap FIFA tersebut ada
peranan seorang Thierry Regenass, Direktur Keanggotaan dan Pengembangan
Asosiasi FIFA, yang dikenal dekat dengan trio N, yakni Nurdin Halid,
Nirwan Bakrie, dan Nugraha Besoes.
Menurut Jusuf Rizal yang juga siap maju menjadi bakal calon Ketua Umum
PSSI, Thierry Regenass telah bermain mata dengan kelompok pro status quo
untuk menjegal pencalonan Goerge Toisuta-Arifin Panegoro maju sebagai
Ketua Umum PSSI 2011-2015.
"Ada upaya kelompok yang tidak ingin ada perubahan di PSSI sehingga
melakukan lobby ke FIFA dengan memberikan gambaran yang tidak benar.
Bahkan mungkin mengarah pada suap. Sebetulnya tidak ada yang perlu
dirisaukan jika Goerge Toisuta-Arifin Panegoro maju sebagai Ketua Umum
dalam kongres PSSI nanti," ujar Jusuf Rizal, Kamis (21/4/2011).
Menurut Jusuf Rizal, pelarangan yang dilakukan FIFA sebetulnya tidak
mendasar. Alasannya, proses reformasi PSSI yang berjalan saat ini tidak
lepas dari peran Goerge Toisuta. Sehingga tudingan dua tokoh tersebut
bakal merusak sepakbola sebetulnya hanya upaya menjegal dua nama
tersebut.
Toisutta-Panigoro Sengaja Dijegal Oknum Internal FIFA
Penulis: Alie Usman
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan