Laporan Wartawan Tribun Jogya, Djoko Widiyarso
TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Manajemen PSS Sleman menyatakan telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) merger dengan pihak Real Mataram. Penandatanganan kesepahaman tersebut dilakukan pada Kamis (18/8/2011) dinihari, setelah melakukan pertemuan dengan seluruh stakeholder PSS Sleman.
General Manager PSS Sleman, Djoko Handoyo berujar, pihaknya memang menapaki tahapan baru terkait proses merger yang awalnya berlangsung cukup alot. Sejak diberikan MoU oleh Real Mataram sejak Sabtu (13/8/2011) lalu, pihaknya bahkan baru meneken pada Kamis (18/8/2011) kemarin.
"Iya, kami telah menandatangani MoU dengan Real Mataram mengenai penggabungan dua klub. Tapi semuanya belum selesai. Penandatanganan baru menjadi awal yang baik untuk menuju tahapan selanjutnya," ujarnya kepada Tribun Jogja, Kamis (18/8/2011).
Pada kesepahaman tersebut, Djohan menuturkan bahwa kedua pihak baru menyepakati satu hal, yakni menggunakan PT Putra Mataram Sejati sebagai syarat legal guna bermain di kompetisi mendatang. Maka dari itu, dia mengatakan bahwa penandatanganan MoU baru sebatas proses merger yang naik satu tahapan.
Baca tanpa iklan