News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pra Piala Dunia

Polisi Amankan Suporter yang Diduga Provokator

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Prawira
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapten Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, memberi selamat kepada penyerang Timnas, Christian Gonzales, setelah mencetak gol kedual ke gawang Qatar dalam pertandingan Timnas Indonesia melawan Qatar, di Stadion Utama Gelora Bung Karno , Selasa (11/10/2011). Indonesia menjalani partai home keduanya melawan Qatar dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2014. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Satu orang supporter diamankan  polisi lantaran dianggap sebagai provokator saat laga Pra Piala Dunia 2014 saat  Indonesia melawan Qatar  di Stadion Gelora Bung Karno (SGBK), Jakarta, Selasa (11/10/2011).

“Saat pemeriksaan tiket, ia melakukan upaya provokasi supaya penonton yang tidak memiliki tiket bisa masuk,” kata Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sujarno saat ditemui di SGBK seusai pertandingan.

Selain itu, polisi pun mengamankan lima orang lainnya yang kedapatan membawa petasan asap dan senjata tajam jenis cutter. “Mereka semuanya kita tangkap dan kita amankan sehingga mereka tidak bisa menonton pertandingan. Dengan hal tersebut kita berharap bisa membuatnya jera,” kata Sujarno.

Meskipun Indonesia kalah 2-3 dari Qatar, tetapi penonton bisa pulang dan menonton pertandingan dengan tertib tanpa ada lagi bunyi petasan atau kembang api di dalam stadion. Polisi pun langsung menggiring penonton ke luar stadion setelah pertandingan usai sehingga mereka bisa cepat pulang.

Pengamanan kali ini memang agak berbeda dari sebelumnya. Polisi lebih ketat dalam melakukan penjagaan mulai dari sterilisasi stadion sampai dengan larangan membawa makanan dan minuman dalam kemasan botol.

Selain itu, pemeriksaan pun dilakukan secara berlapis sehingga tidak ada celah bagi penonton yang berniat membikin onar untuk masuk ke dalam stadion. “Meskipun penontonnya tidak terlalu besar seperti saat Indonesa melawan Bahrain, tetapi dengan pola pengamanan seperti ini lebih baik, Mungkin ini akan dijadikan acuan untuk menjadi pola pengamanan ke depannya,” jelas Sujarno.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini