Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bukan main kecewanya Anas Urbaningrum ketika klub kebanggaannya, Manchester United (MU) digilas rival sekotanya Manchester City pada liga Inggris akhir pekan lalu. Apalagi, kemenangan 6-1 buat City di stadion kebanggaan Setan Merah, Old Trafford.
Ketua Umum Partai Demokrat itu menyaksikan langsung kekalahan punggawa Alex Ferguson langsung dari pinggir lapangan. Anas pantas kecewa karena melihat banyak gol yang dilesakkan anak asuhan Manchini, masuk ke gawang kiper MU yang dikawal De Gea.
"Saya menonton pas di belakang gawang MU pada babak kedua. Saat itu banyak gol City tercipta. Sebelum gol pun kita sudah tahu bahwa bola akan masuk ke gawang," cerita Anas kepada wartawan usai jumpa pers soal keberhasilan Tunas Garuda di Arsenal, di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (29/10/2011).
Anas berdalih, meski Setan Merah kalah besar namun tetap senang karena menyaksikan laga derby kota London langsung dari Old Trafford. "Tapi terus terang saya kecewa. Meskipun hanya enam menit saja kecewanya," kelakar Anas yang digadang-gadang sebagai anak muda yang dicalonkan presiden untuk 2014 ini.
Menurutnya, kekalahan Setan Merah di kandangnya sendiri selain permainan City yang gemilang, juga karena pengaruh supporter fanatik City. Dibandingkan supporter MU, City didominasi warga asli setempat. Sehingga eforia penonton City memompa semangat pemain kebanggaanya.
Pemandangan serupa juga bisa dilihat dari supporter Liverpool yang kebanyakan warga asli setempat. "Kalau MU suporternya dari berbagai dunia dan kebanyakan turis," terangnya. Tapi, setidaknya, kata Anas, menonton langsung lebih menarik daripada menonton dari layar televisi.
Para punggawa Citty yang berhasil memasukkan bola ke gawang MU antara lain Balotelli dua gol, Aguero satu gol, Dzeko dua gol dan David Silva satu gol. Ini kekalahan paling telak MU musim ini. City yang selalu dianggap tim kelas kedua, kini di bawah asuhan pelatih asal Italia berubah menjadi tim menyeramkan. (*)
Baca tanpa iklan