News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik PSSI

Persib Tegaskan Ikut LSI Bukan Cuma Kepentingan Bisnis

Editor: Prawira
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain Persib Bandung Miljan Radovic

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Zaenuri Hasyim, Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), menyatakan berpindahnya Persib ke kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim 2011/2012 bukan merupakan kepentingan bisnis semata.

"Kami hanya ingin berkompetisi yang benar," kata Zaenuri saat melakukan konferensi pers di Kafe Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Kamis (15/12/2011) malam

Menurut Zaenuri, pihaknya juga menginginkan Persib mengikuti kompetisi yang memiliki animo sepak bola yang besar. Sebab, Zaenuri tak menyangkal bahwa pemasukan Persib berasal dari masyarakat yang memiliki kecintaan terhadap tim kebanggaan masyarakat jawa Barat itu.

"Kami hanya ingin menjalani pertandingan yang memiliki atmosfer pertandingan yang kuat," kata Zaenuri.

Menurutnya, kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) musim 2011/2012 tidaklah memiliki gengsi yang sesuai dengan harapan dari PT PBB. Lebih-lebih kompetisi LPI itu tidak diikuti klub-klub yang sekiranya mampu memberikan nilai jual yang tinggi.

"Masa kami harus mengikuti kompetisi yang klub-klubnya tidak kompetitif?" kata Zaenuri.

Zaenuri mengungkapkan, pihaknya bisa saja tetap berkompetisi di LPI karena Persib sendiri sudah melakoni laga pembukaan melawan Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, 15 Oktober. Hanya saja, kata Zaenuri, seiring dengan bergulirnya kompetisi LPI itu, PSSI tak mampu memenuhi persyaratan dari Persib. Disebutkan Zaenuri, penyelenggara LPI, yakni PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), tak mampu memenuhi persyaratan dari PT PBB yang menghendaki peserta klub sejumlah 18 tim.

"Dalam mengikuti kompetisi kami juga melihat jumlah peserta dari kedua kompetisi yang bergulir di Indonesia itu. Kami tak ingin berkompetisi di mana klub-klub pesertanya hanya 13 klub dan tidak memiliki kualitas yang bagus," kata Zaenuri. (ff)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini