Laporan Wartawan Tribun Medan, Randy Hutagaol
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Pelatih tim PSMS Medan versi Indonesian Super League (ISL), Raja Isa, menyakini skuadnya bukan tidak mungkin membuat kejutan saat menjamu Persipura Jayapura di Stadion Teladan, Pukul 19:00 WIB, Rabu (18/1/2012).
"Saat ini Persipura adalah tim terbaik di Indonesia. Tapi sepakbola tidak menggaransi total tim terbaik bisa menang mudah. PSMS sudah membuat kejutan di tiga dari empat pertandingan besar. Maka kali ini bukan tidak mungkin kejutan itu bakal hadir," sebutnya.
Raja Isa menyebutkan Persipura akan mengandalkan Zah Rahan sebagai jenderal lapangan. "Zah Rahan punya chemistry yang kuat dengan Boaz Solossa dan Alberto (Beto) Gonzalves yang punya speed luar biasa. Tapi meredam Zah Rahan tidak serta merta menghambat daya serang lawan," ujarnya.
Raja Isa juga mengatakan, Gerald Pangkali akan mendompleng sekiranya Zah Rahan dikawal super ketat. Gerald mampu muncul secara tiba -tiba dari belakang dan memvariasikan serangan. Maka, man to man marking dan pressure and cover jauh lebih realistis.
Eksekusi bola mati selalu diperankan Boas Solossa. Bio Pauline untuk target tiang jauh dan Zah Rahan untuk target tiang dekat. Keduanya memiliki porsi sama bahayanya.
Lantas apa kelemahan Persipura? "Kelemahan tetap ada, ini yang akan kami manfaatkan. Trio bek dalam formasi ortodok 3-4-3 diisi Bio, Yohanes Tjo E dan Ricahrdo Salampessy. Belakangan mereka sangat rapuh karena baru pulih dari cedera. PSMS akan bermain jauh lebih taktis, kombinasi operan bola pendek dan serangan balik cepat. Karena itu tim harus fokus, jangan lengah sedikitpun, dan sabar," sebutnya.
Baca tanpa iklan