TRIBUNNEWS.COM, MADRID - Belakangan ini Pepe terus mendapat tekanan dari media menyusul insiden menginjak telapak tangan Lionel Messi pada laga leg 1 perempat final Copa Del Rey, (18/1/2012) lalu di Santiago Bernabeu. Menyikapi semua itu, pelatih Real Madrid, Jose Mourinho berusaha membela dan melindungi bek asal Portugal itu.
Pepe dituduh sengaja menginjak tangan Messi pada laga tersebut. Namun mantan bek Porto itu mengaku insiden itu tidak disengaja. Mourinho sendiri memilih mempercayai klaim Pepe bahwa insiden itu murni kecelakaan, dan dia meminta media agar menghentikan tekanan terhadap Pepe.
"Jika Pepe mengatakan secara terbuka bahwa insiden itu disengaja dan dia mengatakan kepada saya, itu akan benar-benar mengganggu saya," kata Mourinho pada konferensi pers menjelang pertandingan melawan Athletic Bilbao, Minggu (22/1).
"Tapi dia mengatakan itu tidak disengaja, dan saya percaya kepadanya. Jika ada dari Anda berpikir ia adalah pendusta, maka katakan. Saya hanya berharap kita buat cerita ini bukan kisah yang tak berujung," komentarnya.
Pelatih berusia 48 tahun itu kemudian membandingkan dengan tuduhannya terhadap Sergio Busquets pada musim lalu.Ketika ia mengkritik komentar rasis yang dilakukan Sergio Busquets terhadap Marcelo. Dan dia merasa pendekatan media berbeda dalam mengolah kontroversi itu.
"Saya tidak melihat Anda musim lalu meragukan seorang pemain yang membuat komentar rasis, dan berkata tidak Semua orang percaya itu benar, bahkan UEFA. Sekarang Pepe mengatakan itu tidak disengaja (dan tak seorang pun percaya kepadanya)," pungkas Lo Speciale.
Baca tanpa iklan