TRIBUNNEWS.COM, PARMA - Striker veteran asal Argentina, Hernan Crespo resmi mengakhiri petualangannya bersama Parma. Dalam sebuah perpisahan emosional, Kamis (2/1/2012), Crespo membeberkan beberapa alasannya pergi meninggalkan klub yang telah membesarkan namanya itu.
Karier Crespo di Eropa memang tak melulu dilakoni bersama Parma. Dia juga pernah mengembara bersama Lazio, Inter Milan, Chelsea, AC Milan, serta Genoa. Namun, bersama I Gialloblu striker berjuluk Valdanito ini memulai serta mengakhiri kariernya di Eropa.
Parma-lah yang memboyong Crespo dari klub Argentina, River Plate pada 1996 silam. Di Ennio Tardini, nama Crespo mulai dikenal di seantero Eropa, dan menorehkan beberapa prestasi baik bersama klub maupun individu.
Setelah berpetualang bersama beberapa klub besar Eropa lain, pada 2010 silam, Parma kembali memintanya kembali. Tawaran itu disambut antusias oleh pemapi berusia 46 tahun ini. Namun, sadar usianya tak muda lagi, Crespo merasa sudah saatnya dia meninggalkan kompetisi level atas. Keputusan berat pun dibuat. Mulai awal 2012, Crespo resmi mengakhiri kontraknya bersama Parma, dan memilih berpetualang di luar Eropa.
"Aku sedih. Jika diminta memilih, mungkin aku tak menginginkan ini. Tapi semua demi Parma dan fans," bilang Crespo. "Tak mudah buatku memutuskan benar-benar berhenti dari petualangan bersama Parma, dan 19 tahun karierku di sepak bola level atas. Hari ini, Parma sudah berjalan tenang di atas air. Dan selama enam bulan terakhir, mereka menunjukkan mampu bertahan meski tanpa kehadiranku."
"Kini aku bisa pergi dengan tenang. Lagipula, aku sudah tak lagi masuk bagian proyek di sini, karena Parma sudah dalam kondisi stabil. Aku tak ingin menjadi beban, dan tak bijak jika aku hanya berada di bangku cadangan ataupun di tribun. Karena itu aku mengambil keputusan ini," sambung dia.
Konon, Crespo sudah hampir dipastikan akan melanjutkan kariernya di India. Namun, dia mengaku sejauh ini belum ada keputusan pasti.
"Aku memiliki opsi, tapi aku tak memutuskan kontrak untuk pergi ke tempat lain. Aku ditawarkan pergi ke India, Cina, Qatar, dan Amerika Serikat. Tapi sejauh ini belum ada kesepakatan. Aku akan terus mempertimbangkan tawaran, karena aku ingin terus bermain sepak bola. India ingin membangun sebuah kompetisi sepak bola, dan mereka mengundangku menjadi bagian di dalamnya. Tapi aku belum menyepakati apapun. Dan aku tak harus pergi," pungkas dia.
Baca tanpa iklan