News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

AS Roma vs Inter Milan, Pertarungan Raksasa Terluka

Penulis: Husein Sanusi
Editor: Prawira
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih Inter Milan Claudio Ranieri

TRIBUNNEWS.COM - AS Roma dan Inter Milan sedang sama-sama terluka. Dua tim raksasa Negeri Pizza itu sama-sama berduka di pertandingan terakhir Serie A Italia. Roma menyerah 2-4 dari tuan rumah Cagliari dan Inter ditahan imbang 4-4 oleh Palermo di depan pendukungnya.

Namun kondisi tersebut diprediksi tak akan berpengaruh terhadap performa kedua tim saat terlibat duel dahsyat dalam il grande partita Serie A, Minggu (5/2) dini hari, di Stadion Olimpico, Roma.

Dinginnya cuaca di Italia dan ancaman hujan salju yang akan mengguyur ibukota Italia juga diyakini tidak mengurangi panasnya pertemuan kedua tim. Persaingan ketat untuk merangsek ke papan atas klasemen akan jadi pemicu dahsyatnya pertemuan Roma dan Inter.

Roma masih terpaku di urutan enam klasemen dengan mengumpulkan 31 poin. Sementara I Nerazzurri hanya berada satu strip di atasnya dengan keunggulan lima angka. Namun Roma masih memiliki satu pertandingan tunda.

Setelah kekalahan dari Cagliari, Pelatih Roma Luis Enrique mendapatkan kabar positif dengan kembalinya gelandang andalan Daniele de Rossi dan striker powerfull Pablo Daniel Osvaldo dari cedera.

Dua pemain vital dalam skuad Il Lupi telah kembali bergabung mengikuti latihan bersama Francesco Totti dkk dan diprediksi bisa ditampilkan melawan Inter. Jika De Rossi belum bisa turun, Enrique bisa memainkan Fabio Simplicio sebagai pengganti.

Enrique akan melakukan perubahan di lini belakang setelah kebobolan empat gol melawan Cagliari. Cedera Marco Cassetti dan Nicolas Burdisso membuat pertahanan Serigala Roma menjadi rapuh.

Untuk itu, pilihan logis bagi Enrique adalah mengembalikan bek senior Juan sebagai pilihan utama di posisi senter bek berduet dengan Gabriel Heinze, dan mengistirahatkan Simon Kjaer.

Pertahanan Roma harus tampil solid mengingat Inter memiliki striker Diego Milito yang sedang on fire. Di second line, ada sosok Wesley Sneijder, yang berjanji membalas kekecewaan Interisti setelah ditahan imbang 4-4 oleh Palermo.

"Kini saya berharap bisa main di pertandingan melawan Roma. Saya berterima kasih kepada semua fans Inter atas dukungan yang diberikan kepadaku. Saya ingin melakukan hal lebih baik lagi saat melawan Roma," kata Sneijder dilansir goal.com, Jumat (3/2).

Sneijder sempat mengalami cedera saat menghadapi Palermo sehingga diganti di pertengahan babak kedua. Namun playmaker asal Belanda ini menyatakan kesiapannya untuk berlaga melawan Roma.

Kembalinya Sneijder ke dalam skuad Inter memang jadi kebahagiaan tersendiri bagi I Nerazzuri. Sneijder setidaknya memunculkan harapan besar buat Inter untuk tampil tetap menyerang dengan kreativitas yang dimiliki pemain bernomor 10 ini.

Lini tengah Inter juga makin solid dengan hadirnya rekrutan anyar Angelo Palombo yang baru dibeli dari Sampdoria. Ia bisa menjadi holding midfielder bersama Esteban Cambiasso untuk memudahkan kinerja Sneijder.

Bagi sang allenatore, sosok Palombo yang sebenarnya sudah diincar saat menangani Juventus ini memiliki banyak keunggulan. Tipikal gelandang pekerja keras dan kreatif ini bakal memberi banyak manfaat.

"Sangat senang rasanya bisa melihat dia berlatih bersama kami. Satu hal yang pasti, dia bisa memberi banyak manfaat bagi kami, terutama di lini tengah. Kini, saya bisa meletakkan empat pemain sejajar di lapangan. Ini hal terbaik, dan saya senang karena kami berada dalam rel untuk mengejar musuh," kata Ranieri.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini