TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Meski mendapat dua penalti pada laga melawan Chelsea, manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson tetap mengkritik salah satu hakim garis, Darren Cann.
Pada suatu momen, Danny Welbeck terlihat dijegal oleh bek The Blues, Gary Cahill, ketika tinggal berhadapan dengan Petr Cech. Namun, hakim garis dan juga wasti Howard Webb membiarkan bola terus bergulir.
Kejadian itu sontak membuat muka Ferguson memerah. Dengan reaksi keras, Ferguson terlihat marah-marah dari pinggir lapangan Stadion Stamford Bridge.
Usai pertandingan, Ferguson terus melancarkan komentar pedas kepada Cahill. "Mereka (para wasit) harusnya mengeluarkan dia (Cahill). Tetapi, itu tidak dilakukan. Tidak ada pelanggaran."
"Hakim garis pernah memberikan lawan kami penalti dari jarak 40 meter musim lalu kepada Liverpool. Juga musim ini saat kami melawan Arsenal. Lalu, sekarang dia tidak melihat kejadian itu?" lanjut Ferguson.
FA sendiri tidak akan menindaklajuti pernyataan keras Ferguson. FA menilai Ferguson menggunakan haknya untuk berbicara mengkritik tanpa mempertanyakan kredibilitas hakim garis.
Meski pada musim lalu, Ferguson pernah dihukum lima pertandingan dan denda sebesar 30 ribu pounds saat menyebut wasit Martin Atkinson bertindak tidak adil. Kala itu, Man. United kalah dari Chelsea di Stamford Bridge.
Baca tanpa iklan