News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Preview Pertandingan

Inggris vs Belanda: Menjamu Tamu Berseragam Hitam

Penulis: Komang Agus Ruspawan
Editor: Prawira
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Stuart Pearce

Live on MNCTV
Kamis (1/3) pukul 03.00 WIB

TRIBUNNEWS.COM - DI tengah situasi transisi dan krisis pemain, Timnas Inggris harus menghadapi laga berat melawan Belanda di Stadion keramat Wembley. Tak pelak, laga uji coba ini akan menjadi tantangan super berat bagi Steven Gerrard dkk, Kamis (1/3) dini hari.

Kehilangan terbesar The Three Lions adalah mundurnya Fabio Capello sebagai manajer tim. Capello marah setelah Federasi Sepakbola Inggris (FA) secara sepihak mencabut ban kapten dari lengan John Terry, karena diduga melakukan tindakan rasisme pada bek QPR, Anton Ferdinand.

Untuk sementara Pelatih Timnas Inggris U-21, Stuart Pearce, ditunjuk sebagai caretaker. Kandidat favorit menggantikan Capello adalah Harry Redknapp, Manajer Tottenham Hotspur. Namun ia masih ingin bersama Spurs sampai akhir musim.

Masa transisi ini diperparah dengan krisis pemain yang melanda skuad Tiga Singa. Striker utama, Wayne Rooney dan Darrent Bent, tidak bisa tampil melawan Belanda karena radang tenggorokan dan cedera.

Gelandang muda Tom Cleverley juga cedera, sedang kondisi Gareth Barry masih tanda tanya. Terakhir bek muda Kyle Walker yang harus keluar dari tim karena cedera.

Pearce memutuskan tak memanggil pengganti untuk keempat pemainnya yang cedera itu. Padahal, kekuatan lini depannya bakal tereduksi dengan absennya Rooney dan Bent.

Meski Ashley Young dan Steven Gerrard bisa bermain di belakang striker, tiga pemain depan yang tersisa, Danny Welbeck, Daniel Sturridge, dan Frazier Campbell belum punya cukup jam terbang di pentas internasional.

Kondisi lini belakang Inggris juga mengkhawatirkan. Terry belum bisa tampil karena masih dalam tahap pemulihan. Sementara Pearce tidak memanggil bek senior Rio Ferdinand dengan alasan performanya yang mulai menurun.

Praktis Inggris kini hanya bertumpu pada kemampuan bek muda Phil Jones, Chris Smallling, kemudian Gary Cahill. Performa Cahill belum maksimal sejak bergabung dengan Chelsea pada Januari lalu.

Pertahanan Inggris yang rapuh bisa menjadi makanan empuk lini depan Belanda. Apalagi, bomber utama Der Oranje, Robin van Persie, tengah menggila. Ia kini menjadi pemain tertajam di Liga Inggris bersama Arsenal.

Ancaman pun sudah dilancarkan winger Belanda Arjen Robben. Ia menilai tidak adanya Ferdinand dan Terry di jantung pertahanan Inggris membuat lawannya itu akan lebih mudah diserang.

"Absennya Terry dan Ferdinand adalah sebuah masalah besar. Mereka, para pemain berpengalaman tahu bagaimana berurusan dengan momen-momen besar dan vital buat tim Inggris," katanya dikutip Daily Star.

Adapun Belanda harus kehilangan playmaker Rafael van der Vaart yang mengalami cedera usai membela Tottenham Hotspur, akhir pekan lalu. Sementara performa pemain utama seperti Robben dan Wesley Sneijder mulai menurun.
Berimbang

Terlepas dari masalah kedua tim, pertemuan Belanda dan Inggris selalu menarik. Peringkat tiga dan lima FIFA ini sudah menantikan pertemuan mereka di lapangan hijau untuk saling menguji.

Berdasarkan statistik pertemuan, kedua kesebelasan cukup berimbang. Dari 18 kali pertandingan, Inggris menang lima kali, Belandang menang empat kali, dan imbang sembilan kali dengan rata-rata gol 2,6.

Duel kedua tim belakangan amat ketat sehingga tak menghasilkan pemenang di lima laga terakhir. Semenjak hasil imbang 1-1 dalam laga friendly di Amsterdam pada 13 Februari 2002, duel kedua tim tangguh Eropa itu belum melahirkan pemenang.

Pertandingan terakhir tiga tahun lalu merupakan salah satu pertandingan memorabel kesebelasan Inggris. Mereka berhasil mengejar ketertinggalan 2-0 dan menahan imbang melalui dua gol di menit-menit akhir oleh pemain pengganti Jermain Defoe.
Seragam Baru

Sekitar separuh skuad Belanda bermain di Liga Premier dan mereka tentu ingin bermain melawan rekan klubnya. Para pemain Oranje juga sudah tidak sabar untuk melakukan kunjungan pertama kali ke Stadion Wembley yang berkapasitas 90 ribu tempat duduk.

Pele pernah menyebut stadion ini sebagai "katedralnya sepakbola". Dan karena pertandingan ini akan digelar di tengah-tengah liburan di penghujung musim dingin, kesebelasan Belanda yakin akan didukung suporter meriah mereka.

Kesebelasan Belanda akan mengenakan seragam hitam-hitam untuk pertama kalinya. Seragam baru ini diharapkan akan mengubah keberuntungan Belanda menyusul tiga pertandingan terakhir mereka yang berakhir buruk.

Dua kekalahan yang mengejutkan melawan Swedia dan Jerman serta hasil imbang melawan Swiss mengakhiri kemenangan beruntun mengesankan Belanda. Akibatnya Belanda turun dari puncak peringkat dunia FIFA.

Absennya beberapa pemain kunci dituding sebagai penyebab merosotnya prestasi Belanda ini. Namun demikian beberapa pengamat melihat kelemahan mendasar pada kesebelasan Belanda, terutama barisan pertahanan.

Dari pilihan pemain yang akan diturunkan melawan Inggris, Pelatih Bert van Marwijk tampaknya ingin mencoba beberapa pemain baru. Namun demikian, ia tidak mengubah jajaran pertahanan.

"Saya memanggil dua pemain muda yang saya lihat mengalami perkembangan sangat pesat di sepanjang kompetisi musim ini. Mereka telah membuktikan bahwa bisa bermain di bawah tekanan," ungkap mertua Kapten Belanda, Mark van Bommel, ini.

Dua pemain tersebut adalah Ola John dan Luciano Narsingh, yang disiapkan sebagai pelapis Sneijder dan Robben. Selain dua debutan ini, pemain senior Dirk Kuyt, Van Bommel, Nigel de Jong, dan Klas-Jan Huntelaar tetap menjadi tumpuan.(Tribunnews.com/ka7)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini