News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pray For Muamba

Inilah Standar Keselamatan di Premier League

Editor: Prawira
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Para medis menandu Fabrice Muamba yang pingsan di tengah lapangan saat laga perempat final Piala FA antara Tottenham vs Bolton Wanderes di White Hart Lane, Minggu (18/3/2012) WIB.

TRIBUNNEWS.COM - Jantung pemain Bolton, Fabrice Muamba dikabarkan sempat tak berdenyut selama dua jam usai pingsan di White Hart Lane, Minggu (18/3/2012) WIB. Namun dengan sigap paramedis bisa tetap menjaga agar Muamba tetap hidup selama.

Paramedis tampak cekatan dan paham pada situasi. Di ambulans pun sudah siap peralatan lengkap termasuk alat bantu jantung untuk menjaga agar pemain tetap hidup sampai di rumah sakit, mendapatkan pertolongan lanjutan.

Ternyata cekatannya para medis itu tak lepas dari perubahan kebijakan medis yang dilakukan Premier League. Regulasi standar medis di Premier League berubah dan ditingkatkan sejak kejadian yang menimpa Petr Cech pada laga Chelsea vs Reading Oktober 26 lalu. Saat itu tengkorak kepala Cech retak akibat benturan.

Manager Chelsea saat itu, Jose Mourinho mengeluhkan lambannya penanganan terhadap Cech. Cech saat itu terbaring cukup lama sebelum dibawa ke rumah sakit.

Setelah kejadian itu, Premier League mewajibkan setiap klub harus menyediakan dokter di ruang istirahat dan setidaknya ada dua paramedis serta ambulans dengan perlatan lengkap khusus untuk pemain. Aturan penyelenggaraan piala FA juga serupa, menyadur dari standar medis Premier League. Semoga penyelenggaraan liga di Indonesia juga ikut menyadur aturan ini, semoga.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini