News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Super Indonesia

Striker Persipura Victor Pae Siap Hadapi PSPS Pekanbaru

Editor: Yulis Sulistyawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain Persipura sedang berlatih

Striker Persipura Victor Pae Siap Diturunkan Hadapi PSPS Pekanbaru

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Chanrey Andrey Suripaty

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA -  Insiden kerusuhan yang terjadi di Stadion Mandala Jayapura yang terjadi usai laga lanjutan ISL 2011/2012 antara Persipura VS Persija Jakarta, Minggu (13/5/2012) lalu terus menyisahkan cerita.

Salah satunya adalah penyerang Pesipura Victor Pae yang sempat mengalami sesak nafas akibat mengirup semprotan gas air mata yang dikeluarkan aparat Kepolisian saat mengamankan kerusuhan. Victor Pae menyatakan siap kembali melakoni pertandingan melawan PSPS Pekanbaru, pada Jumat (18/5/2012).

Victo Pae saat ditemui Tribunnews.com di Stadion Mandala Jayapura Kamis (17/5/2012) usai melakukan latihan bersama tim Persipura mengatakan, dirinya sempat mengalami perawatan intensif oleh tim Dokter Persipura di tengah lapangan saat kerusuhan pecah.

Meski ditangani dengan memberikan oksigen namun akhirnya pemain muda berbakat yang baru bergabung dengan Persipura ini langsung dilarikan kerumah sakit RSUD Dok II Jayapura dengan  menggunakan Speedboat Minggu lalu.

“Saat ini sudah baikan dan sudah bisa ikut latihan bersama teman-teman yang lain. Beberapa hari lalu memang sempat terasa sakit dibagian dada. Namun setelah mendapat perawatan saya sudah siap tampil membela Persipura besok melawan PSPS Pekanbaru,”jelas Victor Pae

Menurut Victor Pae, aparat Kepolisian saat menembakan gas air mata ke arah penonton tepat di depannya. “Saat itu saya hanya berlari untuk menghindar karena memang sudah perih sekali mata saya,”ujar Pae

Victor sangat menyayangkan sikap refresif aparat yang langsung menembakan gas air mata ke arah penonton dimana saat kejadian itu banyak anak kecil yang turut menyaksikan pertandingan tersebut.

”Harusnya polisi lebih professional dalam menangani tindakan seperti itu sebab yang saya lihat para penonto yang lakukan pelemparan kan hanya dengan botol aqua bukan batu natau benda keras lainnya tapi kenapa justru aparat bersikap keras dengan main tembak gas air mata begitu,”jelas pemilik Jersey 32 ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini