Laporan Wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jelang berlaga melawan tuan rumah Palestina di babak semifinal Al-Nakbah International Tournament, pemain Indonesia mulai mengeluhkan cuaca yang tak menentu di Timur Tengah, terutama di Ramalah, Palestina.
Menurut manager timnas Indonesia, Ramadhan Pohan, cuaca di Palestina menjadi kendala tersendiri bagi Irfan Bachdim cs saat tampil di ajang tersebut. "Iklim di Timur Tengah juga tidak mudah, pemain cepat merasa lelah. Belum lagi dingin yang menusuk, apalagi kalau petang atau main malam," ujar Ramadhan Pohan dalam pesan singkat, Senin (21/5/2012).
Kondisi ini tentu akan memberatkan Indonesia saat berlaga di semifinal. Apalagi, lawan yang akan dihadapi adalah Palestina yang tentu sudah terbiasa dengan cuaca di sana.
Hal yang menjadi kendala utama jelang laga adalah masalah fisik pemain. Setelah bertanding melawan Mauritania dan Kurdistan pada babak penyisihan, Ramadhan mengatakan kondisi pemain belum fit.
Bahkan kiper utama timnas, Wahyu Tri Nugroho, masih dirawat intensif setelah menjalani operasi. Wahyu mengalami patah tulang kepala setelah berbenturan dengan striker Kurdistan. "Kendala utama kami adalah kebugaran fisik usai main di dua laga penyisihan," ujarnya.
Baca juga:
- Kepala Kiper Indonesia Dicocor Sepatu Pemain Kurdistan
- Kiper Utama Timnas Indonesia Patah Tulang Kepala
- Indonesia vs Kurdistan: Imbang 1-1, Bachdim Cs ke…
- Indonesia vs Kurdinistan: Masih Imbang 1-1
- Okto Terus Berdoa Agar Bisa Tinggalkan Yordania
- Terjebak di Yordania, Okto-Pahabol Absen Lawan Kurdistan
Baca tanpa iklan