News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Xabi Alonso di Jakarta

Indonesia Mengoper Bola Efektif Kembangkan Sepak Bola

Penulis: Deodatus Pradipto
Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain Tengah Real madrid Xabi Alonso Olano atau lebih dikenal Xabi Alonso saat menjadi tamu spesial dalam acara konprensi pers Indonesia Mengoper Bola 2012 di Hotel Sangri La, Jakarta Pusat, Sabtu (07/07/2012). Program Indonesia Mengoper Bola 2012 diharapkan dapat meningkatkan minat dan cinta masyarakat Tanah Air terhadap sepak bola, sejalan dengan kampanye Indonesia Mengoper Bola 2012: Loves, Lives, Real Soccer to Become a Champion. (Tribun Jakarta/Jeprima)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Mengoper Bola yang diselenggarakan PT. Dua Kelinci dinilai efektif memperkenalkan sepak bola kepada tunas muda Indonesia. Acara ini juga mampu mengembangkan persepakbolaan tanah air.

Hal tersebut diungkapkan Tunas Dwidharto, PLT Deputy Pemberdayaan Olah Raga Kementerian Pemuda dan Olah Raga dalam sambutannya pada jumpa pers Indonesia Mengoper Bola di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (7/8/2012).

Sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan olah raga, khususnya sepak bola di Indonesia, PT. Dua Kelinci menggelar Indonesia Mengoper Bola.

Acara ini sebelumnya telah diselenggarakan di Surabaya, Semarang, dan Bandung. Jakarta menjadi kota terakhir sekaligus tempat menggelar puncak acara tersebut.

Dalam Indonesia Mengoper Bola, PT. Dua Kelinci mengajak sekitar 1500 orang untuk mengoper bola di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (7/7/2012).

Sponsor resmi klub Real Madrid itu kemudian mengundang pemain Real Madrid, Xabi Alonso untuk berpartisipasi. Turut serta juga pemain tim nasional Indonesia, Ponaryo Astaman dan Firman Utina.

Kementerian Pemuda dan Olah Raga pun meyambut positif acara tersebut. "Kemenpora menyambut positif indonesia mengoper bola karena efektif utk memperkenalkan sepak bola. Apalagi sepak bola merupakan olah raga paling populer di Indonesia," ujar Tunas dalam sambutannya.

Menurut Tunas, prestasi sepak bola Indonesia saat ini berada dalam masa kemunduran. Padahal dulu pernah berjaya di Asia. Saat ini persepakbolaan Indonesia sudah tertinggal jauh oleh Jepang dan Korea Selatan.

Ratusan sekolah sepak bola tersebar di Indonesia. Namun, prestasi bagus hanya sebatas level yunior.

Oleh karena itu, pemerintah melalui Kemenpora membutuhkan kerja sama dengan pihak swasta dalam meningkatkan mutu persepakbolaan tanah air.

"Butuh kerja sama dengan pihak swasta untuk mengembangkan prestasi persepakbolaan Indonesia," tambahnya.

Berita Lainnya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini