Laporan Wartawan Surya, Aji Bramastra
TRIBUNNEWS.COM – Sudah capek-capek main, pemain Persebaya yang bermain melawan Queens Park Rangers di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, 23 Juli lalu, rupanya hanya mendapat keringat saja. Buktinya hingga kini mereka belum mendapat uang main alias match fee, seperti yang dijanjikan panitia.
Pemain paling senior di Persebaya, Mat Halil, mengaku kecewa dengan panitia, dalam hal ini PT LPIS. Menurut Mat Halil, para pemain Persebaya belum tahu kapan mereka akan menerima match fee tersebut, termasuk berapa besarannya.
“Kami ingin penjelasan seperti apa sharing match fee-nya,” ungkap Halil yang sudah berkostum Persebaya selama 13 musim itu.
Menurut Halil, rekan-rekannya tidak mempermasalahkan berapapun nilai match fee. “Yang penting kami diberi penjelasan berapa besarnya. Para pemain jelas harap-harap cemas, ini kan hak kami, dan sudah dijanjikan,” keluh Halil.
Suara Halil juga diamini pemain lain, antara lain, Feri Ariawan dan Rendi Irwan Saputra. Menurut kedua pemain jebolan PON Jatim 2008 itu, sudah sepatutnya LPIS memberikan apa yang sudah menjadi hal pemain.
Baca tanpa iklan