News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Transfer Pemain

Luka Modric Coba Kejar Davor Suker

Penulis: Deodatus Pradipto
Editor: Ravianto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Davor Suker

laporan wartawan Tribun Jakarta, Deodatus S. Pradipto

TRIBUNNEWS.COM, MADRID - Bergabung bersama keluarga besar Real Madrid, Luka Modric bakal mengalami perjuangan berat untuk mendapatkan menit bermain. Bejibun jugador kelas atas menjadi pesaing, yang tak mudah ditaklukkan.

Ia bakal berjibaku untuk mengejar nama besar Davor Suker, rekan senegara yang sebelumnya berstatus legenda Los Blancos. Selain Suker, Modric resmi masih masuk dalam daftar pemain eks Yugoslavia yang berseragam Real Madrid, setelah Predrag Mijatovic (Montenegro) dan Robert Jarni (Kroasia).

Davor Suker dan Predrag Mijatovic layak menjadi patokan sukses pemain asal Balkan di Los Merengues. Setelah lima musim di Sevilla, Suker hijrah ke Real Madrid pada awal musim 1996/97.

Pada musim perdana, Suker mencetak 24 gol dari 38 penampilan sehingga menjadi top skor ketiga La Liga musim itu di bawah Romario (Barcelona) dan Alfonso Perez (Real Betis).

Berduet dengan eks kompatriotnya di tim nasional Yugoslavia, Predrag Mijatovic, Davor Suker berhasil menghadirkan trofi La Liga di akhir musim. Mimpi Suker untuk mencicipi trofi juara akhirnya tercapai bersama Real Madrid.

Sayangnya, peran Suker perlahan mulai terkikis di Real Madrid. Pada musim 1997/98, Suker hanya mencetak 10 gol dari 29 penampilan meskipun membawa Real Madrid meraih trofi Liga Champions bermain gemilang di Piala Dunia tahun 1998.

Penampilannya semakin menurun pada musim 1998/99 dengan torehan 4 gol dari 19 penampilan di La Liga dan akhirnya hijrah ke Arsenal di akhir musim 1999. Di Real Madrid, top scorer Kroasia sepanjang masa itu mencetak 114 gol dalam 239 penampilan.

Di musim pertama, Predrag Mijatovic mencetak 14 gol. Penampilan Mijatovic menurun pada musim selanjutnya. Akibat cedera dan performa buruk, Mijatovic hanya mencetak 10 gol dari 24 pertandingan di La Liga. Selain itu, Mijatovic mulai tergeser seiring kedatangan Fernando Morientes dari Real Zaragoza.

Kedatangan Guus Hiddink di kursi kepelatihan semakin membuat Mijatovic tersisih. Lain Suker dan Mijatovic, lain lagi dengan Robert Jarni. Bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 1989, ia gagal mendapatkan tempat utama lantaran pos bek sayap kiri seakan paten dihuni Roberto Carlos.

Robert Jarni lebih banyak bermain sebagai pengganti Carlos dan hanya tampil 27 kali dan menyumbangkan satu gol. Jarni hanya semusim bersama Los Blancos dan akhirnya hijrah ke klub Segunda Division, Las Palmas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini