Deodatus S. Pradipto
TRIBUNNEWS.COM, MILAN - Bojan Krkic akhirnya resmi bergabung dengan AC Milan sebagai pemain pinjaman setelah gagal bersinar bersama AS Roma. Meski disambut bak bintang besar, peran Krkic di AC Milan akan setali tiga uang dengan ketika di AS Roma.
Pemuda yang hijrah ke AC Milan bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-22 dua hari lalu tersebut bisa dengan bangga menyatakan Massimiliano Allegri sangat menginginkan dirinya. Namun demikian, Krkic sepertinya lupa bahwa dirinya bukanlah tipe penyerang yang benar-benar dibutuhkan AC Milan pasca hengkang Zlatan Ibrahimovic.
Menggantikan peran Ibrahimovic tentu tidak mudah. Apalagi, tipikal permain Krkic sangat berbeda dengan eks rekan seklubnya di Barcelona tersebut. Krkic bukanlah tipe penyerang tengah yang tinggal menuntaskan peluang menjadi gol. Pemuda berpaspor Spanyol tersebut lebih tepat sebagai striker perusak pertahanan lawan dan lebih baik bermain sebagai winger karena lincah.
Di AC Milan, Krkic akan ditandemkan dengan Giampaolo Pazzini, Alexandre Pato, serta Robinho. AC Milan patut mengingat status penyerang-penyerang tersebut sedang berada dalam kondisi tidak fit. Pato dan Robinho mengalami cedera panjang dan Pazzini juga kurang fit lantaran jarang dimainkan sewaktu di Inter Milan.
Rossonerri juga patut menggarisbawahi status Krkic di AS Roma yang tidak bersinar dan tersingkir sejak Luis Enrique hengkang di pertengahan musim lalu. Krkic memang tampil sebanyak 33 kali musim lalu pada musim debutnya di Serie A. Namun, dari seluruh penampilan tersebut, 20 di antaranya sebagai pemain pengganti. Krkic hanya mencetak tujuh gol dan satu assist, selain empat kartu kuning dan satu kartu merah.
Memang bukan catatan yang cukup buruk bagi pemain yang bukan berperan sebagai striker utama. Namun, catatannya di Barcelona jauh lebih baik. Dalam rentang empat tahun, Krkic mencetak 41 gol. Hal tersebut cukup menunjukkan bahwa gaya bermain Barcelona merupakan gaya yang paling tepat bagi pemuda berpostur 170 cm itu.
Pola 4-3-3 yang diterapkan Allegri mungkin bisa sesuai dengan Krkic. Namun, jika Allegri mengubah pola 4-3-1-2 seperti yang selama ini diperagakan, sulit nampaknya melihat Bojan berada di atas lapangan meskipun dia berada dalam kondisi yang bagus.
Baca tanpa iklan