News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Orang Indonesia Bos Klub Elite di AS

Berapa Uang yang Dikeluarkan Erick Thohir Membeli D.C. United ?

Penulis: Widiyabuana Slay
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Managing partner tim sepakbola D.C. United Eric Thohir (kiri), Dubes AS Scot Marciel, dan Handy Soetedjo, co-owner tim bola basket Philadelphia 76ers di pusat budaya @ America, Mal Pacific Place, Jakarta, Kamis (29/11/2012).

TRIBUNNEWS.COM - managing partner tim sepakbola D.C. United dan juga pemilik klub basket Philadelphia 76ers, Eric Thohir, tutup mulut terkait jumlah dana yang dikucurkan untuk membeli klub yang juga dimiliki aktor Hollywood, Will Smith dan istrinya Jada Pinkett Smith. Demikian juga pembelian klub D.C. United yang bermain di liga utama sepakbola AS, Major League Soccer.

"Saya tidak bisa memberikan itu (harganya). Karena sudah terikat kontrak. Jadi kalau mau tahu, silakan langsung bersurat saja ke sana," elak Erick saat diwawancarai usai acara diskusi yang digelar pihak Kedutaan Besar (Kedubes) AS di di pusat budaya @America, Mal Pacific Place, Jakarta, Kamis (29/11/2012) bertajuk Mimpi Memiliki Tim Olahraga Top di AS.

Saat ditanya mengenai perasaanya memiliki dua klub elite itu, putra Teddy Thohir, pemilik perusahaan Astra International ini mengaku senang. "Siapa sih yang tak senang memiliki klub basket dan sepakbola di Amerika," katanya.

Namun, ia menekankan, jika hanya memiliki namun tak bisa mengembangkannya dianggapnya tak memiliki arti sama sekali. "Kita berpikir bagaimana cara mengembangkannya. Alhamdulillah, DC United masuk ke final lalu 76ers (Philadelphia 76ers) masuk ke semi final. Ini satu hal prestasi. Apalagi, selama ini kan mereka tim bagus namun prestasi mereka terus menurun," demikian kata pendiri Mahaka Group ini.

Meski memilih bungkam namun angka itu bisa diestimasi. Berdasarkan laporan yang diturunkan Forbes, biliuner Joshua Harris membeli 76ers dari Comcast-Spectacor sebesar 287 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,7 triliun (kurs Rp 9.500 per dollar AS) pada Juli 2011. Erick masuk menjadi konsorsium beberapa hari setelah 2011 NBA All-Star Game, 20 Februari 2011, setelah melakukan negosiasi selama berbulan-bulan.

Sementara, untuk D.C. United, seperti ditulis Forbes, sekitar 60 persen saham dimiliki Erick dan Jason Levien dengan nilai sekitar 50 juta dollar AS atau sekitar Rp 479 miliar. Levien adalah seorang agen pencarian bintang olahraga serta pengacara. Levien juga seorang UC professor di Berkeley Law School yang mengajar hukum olahraga.

SUPERBALL POPULER

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini