TRIBUNNEWS.COM, MADRID - Perayaan gelar juara berakhir dengan kisruh tampaknya sedang menjadi tren pada musim ini. Setelah terjadi saat perayaan gelar juara Ligue 1 yang diraih Paris Saint-Germain, kali ini giliran fans Atletico Madrid yang harus baku hantam dengan kepolisian di tengah kerusuhan yang pecah di Plaza de Neptuno fountaine, (17/5/2013).
Usai mengalahkan Real Madrid di final Copa Del Rey, (17/5/2013), rribuan fans Atletico langsung merayakannya di Plaza de Neptuno fountaine. Tempat itu memang menjadi sentra fans Atletico setiap merayakan gelar juara. Namun, pesta itu harus berujung dengan kericuhan usai beberapa fans melakukan aksi liar dengan membakar.
Aksi-aksi fans itu bertahan hingga pukul 2 dini hari dan berujung bentrok dengan pihak kepolsian yang berusaha membubarkan. Para fans pun mulai melancarkan konfrontasi dengan melempar benda-benda ke arah polisi, termasuk botol.
Bentrok dan kricuhhan itu berlangsung sepanjang malam, hingga pukul 4 dini hari. Dari bentrokan malam itu, polisi menahan sekitar 18 orang demi dimintai keterangan. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebt, meski ada beberapa orang yang harus dilarikan ke rumah sakit karena terluka.
Duniasoccer/irawan
Baca tanpa iklan