TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Persib Bandung gagal memanfaatkan peluang mendekati pemuncak klasemen Liga Super Indonesia (ISL), Persipura, setelah dalam laga tandang menghadapi Persita, di Stadion Siliwangi, Sabtu (25/5), hanya mampu berbagi satu poin.
Bahkan dalam pertandingan yang alot itu, Pangeran Biru nyaris saja kalah jika dua gol dari Sergio van Dijk dan Hilton Moreira tidak terjadi dalam laga itu.
Tanda-tanda kesulitan Persib memenangi pertandingan memang sudah terjadi sejak menit pertama laga. Dengan komposisi pemain yang agak berbeda dari biasanya, pelatih Djadjang Nurdjaman menempatkan tiga striker sekaligus, Sergio van Dijk, Hilton Moreira, dan Kenji Adachihara, Persib justru kesulitan menembus jala gawang lawan yang dijaga Reky Rahayu.
Menit ke-15 Persib membuka peluang melalui kaki Sergio. Namun tendangan Sergio di kotak 12 pas hanya membentur pemain lawan dan menghasilkan tendangan sudut saja.
Setelah itu, dua kali tendangan Hilton di menit ke-19 dan 22 tendangan bebasnya hanya menyentuh mistar gawang dan tidak membuahkan satu gol pun.
Persita sendiri bukannya tidak memiliki peluang. Tendangan Cristian Carasco di menit ke-29 nyaris membobol gawang Shahar Ginanjar. Satu serangan balik Persib satu menit kemudian melalui kaki Kenji Adachihara juga lagi-lagi hanya membentur tiang gawang lawan.
Sebenarnya Persib berhasil menceploskan bola ke gawang Persita di menit ke-36, tapi wasit memutuskan posisi Sergio sudah dalam keadaan offside.
Bencana bagi Persib muncul di menit ke-72 babak kedua.
Satu serangan balik Persita yang diawali dari kaki Kim Dong Chang berhasil diambil alih Cristian Carasco. Bola ditendang ke arah Shahar, tapi berhasil ditepis. Sayang bola muntah itu berhasil dimanfaatkan Ade Jantra menjadi gol bagi Persita.
Tertinggal satu gol, Persib terus melancarkan serangan. Pergantian pemain Mbida Messi oleh Firman Utina membuat permainan Persib kian berirama. Satu kemelut di kotak penalti Persita berhasil dikonversi Sergio menjadi gol penyama kedudukan di menit ke-80.
Sayang gol penyeimbang Sergio itu hanya berumur satu menit. Sebab, setelah itu, Bastos mampu membalas gol yang berujung kepada keunggulan sementara Persita. Beruntung hanya beberapa menit kemudian, Hilton mampu menyelamatkan Persib dari kekalahan di "kandang" mereka di menit ke-87 yang membuat skor menjadi imbang 2-2 hingga pertandingan selesai.
Seusai pertandingan, pelatih Persita Giman Nurjaman mengaku sangat puas dengan torehan hasil imbang tersebut yang menurutnya sudah sesuai dengan target. "Bermain di kandang macan dengan kualitas pemain yang kami miliki, dibanding Persib, saya sangat puas meraih poin satu. Hasil ini sudah maksimal," kata Giman.
Sebaliknya, pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengaku kecewa dengan hasil yang hanya menorehkan satu angka saja untuk Pangeran Biru.
"Jelas ini bukan hasil yang diharapkan. Namun saya tetap bangga dengan perjuangan anak-anak yang terus berusaha mencetak gol, terlebih saat tertinggal. Saya rasa inilah sepak bola, tak bisa diprediksi," kata Djanur.
Dengan hasil satu poin ini, Persib gagal menggeser Sriwijaya FC di posisi dua. Persib sementara mengumpulkan 41 angka, sedangkan Sriwijaya FC 42 angka. (set/tis)
Baca tanpa iklan