TRIBUNNEWS.COM - Pemain bernama lengkap Kurniawan Dwi Yulianto Saputro Adi Kusuma Diningrat itu berniat akan menjadi pelatih atau asisten pelatih.
"Sudah dua minggu saya nganggur sebagai pemain sepak bola. Sebelumnya saya bergabung dengan Persipon Pontianak. Tetapi manajemen membubarkannya karena krisis keuangan," kata Kurniawan kepada Berita Kota Super Ball, Rabu (19/6).
Pria yang akrab dipanggil Si Kurus itu mengaku hal itu membuatnya agak trauma bermain sepak bola lagi.
"Saya prihatin dengan kondisi sepak bola di Indonesia, pemain sudah berusaha profesional tetapi manajemen justru kurang menghargai pemainnya. Makanya setelah dari Persipon saya akan menikmati masa-masa menganggur dulu," ujarnya.
Alasan lain Kurus tidak lagi bermain di lapangan hijau, karena kondisi sepak bola di Indonesia yang belum sehat.
"Saat ini sepak bola kita sedang tidak baik. Padahal saya bercita-cita membuat sepak bola yang profesional, baik dari sisi pemain atau manajemennya," tutur Kurus.
Meski demikian, Kurus menambahkan bahwa dirinya tidak bisa lepas dari dunia sepakbola.
Saat ini saja dia sudah ditawari oleh sejumlah klub sepak bola di Pulau Jawa untuk menjadi pelatih.
Namun pria kelahiran Magelang, 13 Juli 1976 itu belum memutuskan.
"Mungkin dalam satu atau dua tahun ke depan saya mau jadi pelatih atau asisten pelatih. Lagipula saya sudah mengantongi lisensi C AFC," imbuhnya. Kurus mengaku tidak akan memilih-memilih klub yang akan dilatihnya.
Ia juga akan memilih klub yang memiliki visi jelas, tidak bermasalah dengan keuangan, dan pertandingan bisa berjalan fair play.
Selengkapnya di edisi cerak Berita Kota Super Ball
Baca tanpa iklan