News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pesepakbola Asing Tewas

Menpora: Klub Sepakbola Bertanggungjawab Atas Meninggalnya Solomon

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Roy Suryo memberikan pembekalan umum Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan 2013 di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Jumat (25/10/2013). KKN Kebangsaan 2013 tersebut diikuti sekitar 218 mahasiswa dari 32 perguruan tinggi se-Indonesia yang akan berlangsung selama satu bulan di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo secara terus terang mengakui bahwa klub sepakbola bertanggungjawab atas meninggalnya pesepakbola asal Kamerun, Solomon Begondo, di Indonesia karena sakit.

"Terus terang klub yang bersangkutan (karena tidak ada standar gaji), namun saya sudah sampaikan ke PSSI agar melakukan 'pembinaan' dan mencari solusinya, bukan sekedar mencari-cari kesalahan," kata Roy Suryo ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Minggu (1/12/2013).

Menurut Menpora, saat ini PSSI sedang menjalankan directive-nya menangani kasus tersebut sesuai UU Sistem Keolahragaan Nasional/SKN Nomor 03 Tahun 2005. "Memang. permasalahannya dimulai saat club-club PSSI dulu tidak standar menghire (saat masih PSSI-KPSI)," kata Roy.

Solomon Begondo, pesepakbola berusia 27 tahun itu, meninggal pada Jumat (29/11/2013), karena menderita sakit di bagian perut. Dia tidak mempunyai biaya berobat.

Manajemen klub Persipro Probolinggo tempat dia bermain di kompetisi Divisi Utama PT LPIS musim 2012-13 tidak membayar gaji. Solomon juga tidak menerima gaji sepeserpun selama satu musim kompetisi, hanya mendapatkan sebesar 15 persen dari nilai kontrak yang disepakati.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini