News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hardiman: Atlet Harus Sadar Nilai Jualnya

Penulis: Eko Priyono
Editor: Dewi Pratiwi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan pesepak bola Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas (tengah) memberikan pelatihan kepada anak-anak warga Palmerah di Lapangan Futsal Kompas Gramedia, Jakarta, Sabtu (6/7/2013). Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Kompas Gramedia 2013. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat sepakbola nasional Hardimen Koto menyebut seorang pesepakbola harus menyadari potensi jualnya sendiri.

Akan lebih fokus jika ia bergabung ke dalam manajemen. Sementara sang atlet fokus kepada performanya, manajamen mengurus seluruh aktivitas di luar lapangan. Jika lihai, manajemen bisa menjual hak pencitraan pemain atau image rights. Penghasilan ini diperoleh dengan 'menjual' sisi komersial seorang atlet.

"Contohnya Bambang Pamungkas. Iklannya muncul dimana-mana. Dia bisa 'menjual dirinya' untuk mendatangkan pengasilan lain. Selain itu, kalau memiliki manajemen pesepak bola tinggal menyiapkan badan. Maksudnya jika ada kegiatan ia tinggal datang. Tidak perlu repot memikirkan akan konferensi pers dimana, menggunakan baju apa," ulas Hardimen yang kini menjadi pemilik agensi pemain berlisensi FIFA, Soccerindo Agency.

Hardimen berharap kelak mata pemain lokal terbuka lebar dan menyadari sesungguhnya mereka adalah aset. Apalagi bagi pemain yang kini berstatus pemain timnas Indonesia seperti Andik Vermansah, Kurnia Meiga, Dedi Kusnandar, atau Ramdani Lestaluhu.

Karena namanya terus berpotensi meroket, akan banyak tawaran dari luar sepak bola yang datang. Otomatis, menambah pundi-pundi atlet itu sendiri.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini