News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Indra Sjafri: Peserta Turnamen Hasanah Boolkiah Trophy Tak Selevel

Penulis: Syahrul Munir
Editor: Dewi Pratiwi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafrie memberi arahan pada anak didik ketika melakukan training camp (TC) atau pemusatan latihan di Lapangan Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa (29/4/2014). Latihan dimaksudkan sebagai persiapan untuk menghadapi laga uji coba melawan Myanmar U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Senin depan. (Super Ball/Feri Setiawan)

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pelatih Tim Nasional U-19 Indra Sjafri mengatakan perubahan agenda tim Garuda Jaya mengikuti Turnamen Hasanah Boolkiah Trophy dari Turnamen Cotif Valencia, Spanyol yang telah ditetapkan tidak menjadi soal sepanjang masih dalam koridor periodisasi latihan.

Pelatih asal Padang itu menjabarkan sepanjang jadwal pelaksanaan turnamen itu tidak berubah dari rencana awal yang ditetapkan itu tidak bermasalah.

"HBT atau Cotif saya tidak mau membuang habis energi berdiskusi soal itu. Yang penting tidak mengubah periodisasi latihan yang sudah saya susun," ujar Indra Sjafri kepada Harian Super Ball, Jumat (25/7/2014).

Apakah kriteria usia ini bisa mengancam skuad Garuda Jaya yang secara usia jauh lebih muda? Indra mengatakan sesuai rencana awal Garuda Jaya mengikuti Turnamen Cotif Valencia dengan calon lawan tanding usianya merata.

Sedangkan di Turnamen HBT, pesertanya jauh berbeda, yakni Timnas U-21 ditambah 3 pemain senior. Apakah perbedaan usia ini bakal menjadi ancaman buat Garuda Jaya?

"Itu yang harus dipertimbangkan matang-matang. Itu senior. Harusnya yang turun senior," ujarnya.

Indra menegaskan Timnas U-19 merupakan tim terbaik di tingkat Asean. Sehingga keputusan untuk ikut Turnamen Cotif menghadapi tim kelas Eropa sudah tepat.

Persiapan paspor perjalanan Eropa pun sudah rampung. Namun keputusan pengalihan muncul dipengujung waktu.

"Level Asean kita sudah lebih baik. Mau ke Eropa. Sekarang angan-angan anak-anak (ke Eropa) dibenamkan," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini