Laporan Wartawan Harian Super Ball, Sigit Nugroho
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Persipura Jayapura gagal mempertahankan gelar juara setelah dikalahkan Persib Bandung lewat adu penalti dalam duel final Liga Super Indonesia (LSI) 2014 di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Jumat (7/11/2014).
Maung Bandung, julukan Persib berhasil mengalahkan Mutiara Hitam, julukan Persipura dengan skor 5-3 setelah selama 120 menit skor sama kuat 2-2. (Baca: Persib vs Persipura 5-3 (2-2): Jalannya Pertandingan)
Meski demikian, Ketua Harian Persipura Jayapura, La Siya bisa menerima hasil 'pahit' itu yaitu dikalahkan Persib di babak final. "Ya kalah menang dalam pertandingan memang sudah biasa. Saya melihat anak-anak sudah menunjukan penampilan terbaiknya. Meski kecewa, tetapi saya dan manajemen tetap menilai pemain sudah tampil maksimal dan telah mengeluarkan seluruh skillnya," tutur La Siya kepada Harian Super Ball, Sabtu (8/11/2014).
La Siya menambahkan, pihaknya masih bisa berharap timnya bisa kembali merebut gelar juara di kompetisi LSI musim depan. "Masih ada waktu untuk mengembalikan gelar juara itu. Saya yakin musim depan, kami bisa menjadi juara lagi. Yang terpenting seluruh pemain tetap menjaga kerja keras," tambah La Siya.
La Siya menerangkan, pihaknya akan mengevaluasi kinerja tim pasca final kemarin. "Kemungkinan besar kami akan mempertahankan bisa sampai 90 persen pemain. Kami akan mengutamakan pemain-pemain lokal Papua. Ini sesuai dengan program dari klub yang ingin terus mengembangkan sepak bola di Papua. Kemenangan akan terasa lengkap jika tim diisi oleh pemain dan pelatih dari lokal Papua," papar La Siya.
La Siya Terima Kekalahan Persipura
Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Dewi Pratiwi
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan