Laporan Wartawan Harian Super Ball, Jun Mahares
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pemain muda Persija Jakarta Adam Alis mengaku sempat canggung melakoni debutnya bersama tim nasional Indonesia U-22. Namun, rasa cemas tersebut sirna setelah lima menit turun ke lapangan.
"Sempat canggung juga di awal laga lawan Syria. Tapi hanya sebentar saja, setelahnya sudah kembali normal. Maklum, ini pengalaman pertama saya bela Indonesia di pertandingan persahabatan internasional," kata Adam kepada Harian Super Ball, kemarin.
Adam menjadi salah satu pemain yang diturunkan sebagai starter saat menghadapi Syria dan Malaysia. Gelandang 21 tahun itu menjalani tugas sebagai pemain serang di bawah asuhan Aji Santoso.
Tugas sebagai penyerang bukan sesuatu yang baru bagi Adam. Sebab, posisi tersebut sudah biasa dilakoni sejak menimba pengalaman di sekolah sepak bola.
Ia mengaku langsung "nyetel" dengan para pemain yang didominasi pemain pilar Indonesia U-19. Apalagi, kehadiran Evan Dimas membuatnya semakin memotivasi penampilannya di lapangan.
"Alhamdullilah langsung nyetel, apalagi main bareng Evan (Dimas). Dia pemain yang pintar baca situasi. Jadi, saya tinggal mengimbangi gaya permainannya saja," ujar pemain yang musim lalu membela Martapura FC.
Adam kini telah kembali berlatih dengan skuat Macan Kemayoran. Ia berharap pengalamannya di timnas bisa meningkatkan motivasinya tampil maksimal di klub Ibu Kota.
Baca tanpa iklan