TRIBUNNEWS.COM - Inter Milan membuka peluang mendapat tiket mengikuti Liga Europa musim depan. Mereka makin dekat setelah menuai kemenangan 2-1 saat menjamu AS Roma akhir pekan lalu di Guiseppe Meazza.
Kini mereka terpaut selisih lima angka dari zona tersebut. Namun, perjuangan dan kerja keras mereka belum berhenti sampai di situ. Mereka harus memenangkan laga selanjutnya menghadapi Udinese di Stadion Friuli, Rabu (29/4) dini hari.
Bagi Roberto Mancini pekan ini akan sangat panjang. Ada dua laga menunggu di depan sebagai satu-satunya jalan memenuhi target mengikuti kompetisi Eropa.
Tetapi eks pelatih Manchester City tersebut optimis karena penampilan anak asuhnya yang mengesankan ketika menundukkan Roma. Ia senang dengan sejumlah pemain yang belakangan ini duduk di bangku cadangan. Mereka ikut menentukan hasil akhir.
Kehadiran Lukas Podolski dan Xherdan Shaqiri misalnya, memiliki andil sangat besar ketika diturunkan pada babak kedua. Mereka mampu mengembangkan permainan tim sehingga para pemain muda dapat memaksimalkan potensinya di lapangan. Podolski mengirim asis, kemudian dimaksimalkan oleh Mauro Icardi yang membuat Inter unggul 2-1 sekaligus membawa timnya memenangkan pertandingan.
“Sekarang kami wajib fokus untuk mempersiapkan laga menghadapi Udinese,” ucapnya seperti dikutip dari inter.it.
Keyakinannya dapat memangkas jarak dari Sampdoria, Fiorentina, untuk kemudian memenuhi target, bukan tidak mustahil terealisasikan. Sebab, ia melihat bukan hanya pemain di lini depan yang semakin padu menerapkan skema serangan.
Tetapi juga lini belakang yang solid menjaga wilayahnya. Mereka sama sekali tak memberikan ruang gerak leluasa kepada pemain Roma. Francesco Totti, Ibarbo, dan Gervinho frustasi dibuatnya. Tak terkecuali Juan Iturbe yang masuk di babak kedua menggantikan Miralem Pjanic.
Mancini bakal menerapkan latihan dengan intensitas tinggi supaya para pemainnya di laga selanjutnya tak mudah kehilangan bola. “Bila kami mampu untuk tidak kehilangan bola, seperti halnya kami memperkuat pertahanan, maka kami akan sempurna,” lanjut pria berusia 50 tahun itu.
Keyakinan tersebut juga meliputi para pemain Inter. Salah satunya bek Juan Jesus. Menurut pemain internasional Brazil itu, kunci kemenangan timnya atas Roma tak lepas karena mengikuti instruksi pelatih.
Permainan Inter memang mengalami perkembangan ketika Mancini sengaja mengubah formasi 4-3-1-2 jadi 4-2-3-1. Dengan formasi tersebut Inter dapat menjangkau bola dengan baik.
“Dan sekarang kami wajib menjaga itu. Kami harus total di beberapa laga selanjutnya dan memetik hasil maksimal,” ucapnya.
Sedangkan gelandang Udinese, Emmanuel Badu berhasrat meneruskan tren positif mereka. Apalagi tuan rumah baru saja melibas rekan sekota Inter Milan, AC Milan. “Kemarin AC Milan, dan sekarang Inter Milan. Sungguh menyenangkan, karena kami punya trek bagus,” tegasnya.
Baca tanpa iklan