News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dick Advocaat Terancan Dicerai Istri Jika Melatih di Musim Depan

Editor: Dewi Pratiwi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dick Advocaat

TRIBUNNEWS.COM - Dick Advocaat cukup berhasil menjadi penyelamat Sunderland dari degradasi, paling tidak sampai saat ini. Skuad berjulukan Kucing Hitam itu masih harus berjuang di tiga laga terakhir agar benar-benar selamat.

Meski perjuangan belum selesai, kiprah Meneer Advocaat ini sudah mengundang rasa kagum dari pendukung Sunderland, sehingga tak sedikit dari mereka yang mengharapkan pria Belanda itu tetap melatih Sunderland di musim depan. Namun apa jawaban Advocaat?

"Tidak..tidak..saya akan diceraikan istri saya jika terus melatih. Ini pekerjaan terakhir saya, semoga kami tetap bertahan di Liga Inggris. Jika tidak, saya tetap menikmati waktu saya di Sunderland," kata Advocaat yang dikutip Independent.

Advocaat datang ke Sunderland karena klub itu dalam keadaan gawat darurat. Kekalahan beruntun membuat Kucing Hitam masuk zona degradasi.

Namun, beberapa kemenangan terakhir yang diraih Advocaat berhasil membawa Black Cat keluar dari zona degradasi, meski belum aman.

Mereka masih harus bersaing dengan seama tim papan bawah, salah satunya adalah Leicester City yang akan mereka hadapi pada akhir pekan nanti.

Sunderland harus memenangi laga kontra Leicester besok, demi meraih 39 poin yang bisa menjaga posisi aman di Liga Inggris. Soalnya pada dua laga tersisa lainnya Black Cat harus menghadapi Arsenal dan Chelsea.

Advocaat sendiri merasa sudah waktunya dia undur diri dari jagad sepak bola. Pelatih berusia 67 tahun tersebut merasa sudah cukup berkarier meraih berbagai trofi.

"Saya punya karier yang bagus, memenangi berbagai kejuaraan, dan saya menikmati semuanya itu. Sekarang saya merasa sudah cukup," katanya.

Baca Juga di Harian Super Ball, Rabu (13/5/2015)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini