News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Eka Ramdani Andalkan Usaha Pengiriman Barang untuk Nafkahi Keluarga

Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Dewi Pratiwi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain Tim Nasional Indonesia, Eka Ramdani bersama rekan-rekannya mengikuti sesi latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2013). Latihan tersebut merupakan persiapan timnas jelang pertandingan Pra-Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi di SUGBK, Sabtu (23/3/2013) mendatang. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

Laporan Wartawan Harian Super Ball, Sigit Nugroho

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pesepakbola di Tanah Air harus memutar otak untuk mencari penghasilan tambahan selama kompetisi Liga Super Indonesia terhenti.

Salah satu pemain Semen Padang FC, Eka Ramdani mengaku, mengandalkan usahanya di bidang pengiriman barang untuk menambah penghasilan untuk memberi nafkah keluarga.

"Selama masa libur, saya dan pemain-pemain Semen Padang memang tetap digaji tapi jumlahnya tidak full. Kami hanya digaji sebesar 20 persen dari kontrak. Dengan demikian, penghasilan saya jelas menurun drastis," kata Eka kepada Harian Super Ball, Selasa (9/6/2015).

Untuk mencari tambahan penghasilan memang tidak mudah bagi Eka. Pasalnya tidak ada tawaran dari pihak manapun terutama yang berhubungan dengan sepak bola.

"Untungnya saya memang punya usaha kecil-kecilan yang berhubungan dengan jasa pengiriman barang di Bandung. Jadi untuk saat ini, penghasilan keluarga ditopang dari 20 gaji yang saya terima dari Semen Padang ditambah dengan usaha pengiriman barang itu,"jelas Eka.

Dua pemasukan itu, dirasakan Eka belum cukup memenuhi seluruh kebutuhan keluarga. Tetapi dirinya tidak bisa berbuat banyak, karena kondisi sepakbola saat ini sedang dalam masalah.

"Kalau sudah begini, saya harus pintar mengatur keuangan. Bagaimana caranya agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi dengan baik," tutur Eka.

Meski demikian, pria yang memiliki tiga anak itu sangat berharap kompetisi bisa digelar kembali. Kebutuhan dari para pelaku sepak bola adalah bertanding.

"Saya berharap konflik sepak bola di Tanah Air bisa segera diselesaikan. Semakin lama konflik ini, akan semakin menyengsarakan para pelaku sepak bola. Para petinggi di dua pihak diharapkan benar-benar memikirkan nasib kami ke depannya. Hanya dari sepakbola sajalah kami bisa menafkahi keluarga," papar Eka.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini