News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Evan Dimas: Piala Dunia U-17 Titik Awal Pesepak Bola Rintis Karir

Editor: Dewi Pratiwi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Kapten Timnas U-19 2013, Evan Dimas Darmono saat menghadiri jumpa pers FIFA U-17 World Cup Chilie 2015 di Studio 4 Rajawali TV, Cawang, Jakarta, Rabu (30/9/2015). Rajawali Televisi (RTV) menjadi Official Broadcaster FIFA U-17 World Cup Chile 2015 akan menayangkan 63 pertandingan baik itu secara langsung (live) maupun tunda (delay). Selain itu Topas TV sebagai televisi berbayar juga akan menayangkan pertandingan tersebut. Super Ball/Feri Setiawan

TRIBUNNEWS.COM - Piala Dunia U-17 akan digulir di Cile, 18 Oktober hingga 9 November 2015. Pagelaran sepak bola dunia itu, rupanya masih menarik perhatian gelandang muda Indonesia, Evan Dimas Darmono.

Menurut Evan, Piala Dunia U-17 merupakan titik awal seorang pesepak bola profesional dalam merintis kariernya.

"Dalam sepak bola tidak ada yang instan. Di U-17 banyak pelajaran yang bisa diambil terutama terkait mental pemain," ucap Evan.

Baca Juga: Skuad Bayern Muenchen Nikmati Oktoberfest

Evan sempat tergabung bersama Timnas U-17 di bawah asuhan Indra Sjafri. Namun, namanya melesat tajam saat mampu membawa Timnas U-19 menjuarai Piala AFF 2013.

Demi mengejar cita-citanya sebagai pemain profesional, pria asal Surabaya itu rela menghabiskan masa mudanya.

"Sebenarnya yang terberat adalah masa muda kita jadi hilang karena harus main dan berlatih," tutupnya.

Adapun negara yang berlaga dalam perhelatan Piala Dunia U17 dibagi menjadi enam grup. Diantaranya Grup A, Cile, Kroasia, Nigeria, Amerika Selatan, kemudian Grup B, Inggris, Guinea, Brasil, Korea Selatan, lalu Grup C, Australia, Jerman, Meksiko, Argentina

Selanjutnya Grup D, Belgia, Mali, Honduras, Ekuador, Grup E, Afrika Selatan, Kosta Rika, Korea Utara, Rusia dan Grup F Selandia Baru, Prancis, Syria dan Paraguay.

Ajang kompetisi tingkat dunia ini telah menghasilkan banyak pemain sepak bola kelas dunia. Negara yang tergabung dalam grup secara kultur tidak pernah masuk world cup senior, namun ternyata dapat berprestasi di usia dini.

BACA SELENGKAPNYA HANYA DI HARIAN SUPER BALL, JUMAT (02/10/2015)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini