TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Bournemouth, Eddie Howe, tak bisa menutupi kegirangannya setelah meraih satu poin di Anfield.
Pada menit ke-87, Joshua King menyamakan kedudukan menjadi 2-2 saat meladeni tuan rumah Liverpool.
Howe meyakini bahwa permainan Cherries -- julukan Bournemouth -- terus tumbuh dan berkembang.
Apalagi, Cherries juga unggul lebih dulu lewat gol pembuka Benik Afobe di menit ke-6.
Gol Liverpool dicetak oleh Philippe Coutinho dan Divock Origi.
"Mentalitas para pemain semakin bagus dibandingkan beberapa bulan lalu. Jadi, ini poin yang luar biasa karena diraih di Anfield," kata Howe.
Ia menyebut laga melawan Liverpool benar-benar laga yang berat sekaligus keras.
"Kami tak bisa menjalankan rencana sekaligus gaya bermain kami karena selalu ditekan. Benar-benar sulit. Hanya mentalitas yang bisa mengatasinya. Kami pantas mendapatkan poin," tegas Howe.
Ia tak akan mempersoalkan jika pada selanjutnya lagi nanti, Joshua King dkk akan kalah.
Sebab, kalah dan menang bukan menjadi ukuran satu-satunya dari kematangan tim.
"Yang pokok, kami semakin tangguh secara tim. Kami mampu mencetak gol yang sangat penting pada laga yang penting pula. Hasil ini sangat membanggakan. Ini akan semakin menguatkan mentalitas kami," katanya lagi.
Howe pun mengakui bahwa dirinya sedikit emosional setelah gol dari King.
Sebab, ia semakin optimistis bisa menyelesaikan sisa kompetisi dan bertahan di Liga Inggris.
Dengan tambahan satu poin, Cherries kini menduduki peringkat ke-13, dengan nilai 35 poin.
Ini sama dengan nilai dari Burnley yang ada di peringkat ke-16.
Joshua King dkk hanya defisit satu poin dari Leicester City dan Stoke City yang menempati posisi ke-11 dan ke-12.
Eddie Howe tak takut meladeni tim besar pada dua laga di depan.
Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Jumat (6/4/2017)