News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga 1

Andik Rendika Rama Bertekad Kalahkan Persela Lamongan

Editor: Dewi Pratiwi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Harian Super Ball edisi Jumat (4/8/2017) halaman 9

TRIBUNNEWS.COM - Madura United, memiliki misi khusus saat menjamu Persela Lamongan di laga pekan ke-18 Liga 1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Jumat (4/8/2017) pukul 15.00 WIB.

Laskar Sape Kerrab ingin membalas kekalahan di laga sebelumnya. 

Bek sayap Madura United, Andik Rendika Rama, bertekad mengalahkan Persela untuk membayar kekalahan di putaran pertama.

Madura kalah 0-2 dari Persela pada 21 April lalu. Madura juga kalah 1-2 dari Persela pada 4 Desember 2016.

Pemain asal Gresik, Jawa Tengah, berusia 24 tahun tersebut berujar bahwa berstatus tuan rumah membuat timnya berpeluang besar untuk menunaikan dendam atas Persela.

"Ini kesempatan kami untuk membalas dua kekalahan di pertemuan sebelumnya. Saya dan teman-teman satu tim akan bekerja keras untuk mewujudkan dendam itu. Kami harus bisa menang di kandang sendiri," kata Rama dikutip dari Bolasport.com.

Meski demikian, Rama sadar bahwa mengalahkan Persela bukan hal yang mudah dilakukan.

Pasalnya, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu memiliki pemain sayap yang sangat agresif, yaitu Saddil Ramdani dan Fahmi Al Ayyubi.

Sebagai pemain yang berposisi di bek sayap, Rama akan berhadapan dengan Saddil dan Fahmi.

Baca: Demam Debut Neymar Landa Prancis

Rama mengakui, kedua pemain tersebut hebat, tetapi hal itu justru membuatnya semakin termotivasi untuk bisa bermain dengan lebih baik lagi.

"Menurut saya, Persela beruntung punya pemain muda yang bagus. Itu membuat saya jadi lebih termotivasi untuk tampil maksimal. Saya harus bisa meladeni permainan pemain-pemain muda Persela," terang Rama.

Rama juga mengajak rekan-rekannya satu timnya untuk melupakan euforia pascasukses menjadi juara paruh musim Liga 1.

Menurut Rama, Madura harus segera berbenah dan bersiap menjalani putaran kedua. Rama yakin tantangan akan makin berat di putaran kedua.

"Di putaran kedua, semua akan lebih sulit jika kami tidak instropeksi dan lebih konsentrasi lagi. Kami harus terus berusaha dan belajar dari kesalahan di putaran pertama. Sehingga, kami bisa mempertahankan posisi di puncak klasemen," papar Rama.

Hal senada dikatakan Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera.

Dia tidak ingin Persela menjadi batu sandungan bagi timnya untuk bertahan di papan atas klasemen.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Jumat (4/8/2017)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini