News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Indonesia

Bupati Lamongan: Kita Belajar Loyalitas dari Choirul Huda

Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kiper sekaligus kapten Persela Lamongan, Choirul Huda, saat menyambut gembira gol pertama timnya ke gawang Perseru di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis (16/6/2016) malam. SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM

TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN - Bupati Lamongan, Fadeli, bersungkawa atas kepergian penjaga gawang legenda Persela Lamongan, Choirul Huda.

Fadeli menyebut Choirul Huda sebagai sosok panutan bagi para pemain muda karena sepanjang kariernya loyal membela Persela Lamongan.

Choirul Huda memulai karier pada 2000 di Persela, hingga ajalnya tiba pada 2017. Tak pernah berganti klub membuat kesetiaan Choirul Huda teruji, dan menjadi sorotan positif pecinta sepakbola.

"Beliau sudah 18 tahun berkarir untuk Lamongan. Setapak demi setapak menjadi pemain Persela dan tidak pernah lepas dari Persela," ujar Fadeli kepada Tribun Jatim.

Baca: Cerita Penyerang Semen Padang Detik-detik Choirul Huda Alami Benturan

Baca: Statistik Kiper Persela Choirul Huda dalam Angka:Mengagumkan

Baca: The Sun Sejajarkan Choirul Huda dengan Iniesta Kategori Pemain Paling Loyal

Fadeli mengaku sisi loyalitas Choirul Huda terhadap pekerjaan merupakan sebuah panutan.

"Darinya kita belajar bagaimana mencintai pekerjaan dan menjaga kesetiaan, tapi inilah takdir," Fadeli menambahkan.

Choirul Huda kehilangan nyawa usai berjuang untuk tim kebanggannya Persela Lamongan. Saat menyelamatkan gawangnya, Choirul Huda tak sengaja berbenturan keras dengan rekan satu timnya, Ramon Rodrigues.

Sempat menerima perawatan di RSUD dr Soegiri, namun nyawa Choirul Huda tak mampu diselamatkan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini