TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi tidak ingin pahlawan olahraga bermain di klub sepakbola tetangga.
Itu ditegaskan untuk duo pemain Bhayangkara FC, Evan Dimas dan Ilham Udin yang sudah meneken kontrak dengan klub Malaysia, Selangor FA.
Menurut Edy, langkah yang diambil Evan dan Ilham tidaklah tepat sebab Indonesia membutuhkan pesepakbola yang mumpuni.
"Itulah dia pesepakbola adalah pejuang, bukan hanya mencari uang, tapi anak bangsa yang membela negaranya."
"Saat ini, 2018, ada delapan event persepakbolaan. Spaso aja kita tarik, kita kekurangan pesepakbola. Pemain kita malah keluar hanya karena alasan uang."
"Saya tidak sependapat karena nilai-nilai bangsa ini bukan uang. Tanpa uang. Siapapun dia, termasuk wartawan, dipanggil negara, harus kembali," kata pria yang sedang mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumatera Utara itu.
Edy turut hadir dalam malam anugerah penghargaan Liga 1 di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (22/12/2017).
Baca tanpa iklan