News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga 1

Lima Kemungkinan Terburuk Jika Marko Simic Benar-Benar Dinaturalisasi

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain Persija Jakarta, Marko Simic saat melakukan latihan jelang melawan Tampines Rovers pada Piala AFC 2018 di Lapangan ABS, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Salasa (27/2/2017) Super Ball/Feri Setiawan

Irwan Febri Rialdi/SuperBall.id

TRIBUNNEWS.COM - Performa apik legiun asing Persija Jakarta, Marko Simic, telah menarik perhatian publik sepak bola Indonesia hingga memunculkan wacana mengenai kemungkinan sang pemain untuk menjalani proses naturalisasi.

Tak sedikit yang berandai penyerang asal Kroasia itu akan membela timnas Indonesia.

Gayung bersambut, Simic pun sempat mengungkapkan kesediannya jika Indonesia berminat menaturalisasi dirinya.

Namun, usai dinaturalisasi apakah Marko Simic tetap akan superior ketika membela skuat Garuda?

Berikut kemungkinan terburuk jika Marko Simic dinaturalisasi yang dilansir BolaSport.com.

1. Marko Simic tak memiliki darah Indonesia, akan butuh waktu lama baginya untuk jadi waga negara Indonesia (WNI).

2. Usai Marko Simic sudah menginjak 30 tahun.

Itu artinya ia bisa menjadi WNI di usia 35 mengingat pada UU No. 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia ditentukan bahwa setiap orang asing yang ingin menjadi WNI minimal tinggal di Indonesia lima tahun berturut-turut atau sepuluh tahun tak berturut-turut.

3. Ketajaman Simic dipertanyakan.

Pada usia 35 tahun, apakah ia akan tetap tajam seperti saat ini?

Hal itu patut dipikirkan mengingat usia tersebut bukan angka keemasan bagi seorang pesepak bola.

4. Masa depan Marko Simic usai menjadi WNI belum jelas.

Ketika ia telah memiliki status WNI belum ada jaminan dirinya untuk membela timnas Indonesia.

5. Tak seperti pemain naturalisasi lainnya, kebanyakan mereka seperti Cristian Gonzales, O.K Jhon dan Alberto Goncalves memiliki istri dari Indonesia.

Sedangkan Simic belum, sehingga muncul pertanyaan akankah ia tetap akan tinggal di Indonesia setelah tak lagi bermain sepak bola dan tak memiliki keluarga Indonesia.

Namun, semua itu tergantung keputusan sendiri bagi Marko Simic.

Jika nantinya benar-benar menjadi WNI, sedikit banyak pastinya akan bermanfaat bagi sepak bola Indonesia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini