Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
TRIBUNNEWS.COM, LIVERPOOL - Dua Penggemar sepakbola Roma telah dituduh melakukan serangan terhadap seorang pendukung Liverpool, yang membuatnya harus berjuang mempertahankan hidupnya di rumah sakit.
Dikutip dari laman The Sun, Kamis (26/4/2018), Sean Cox (53), ayah dari tiga orang anak itu menderita cedera kepala serius saat diserang di luar Stadion Anfield pada Selasa malam.
Penggemar klub asal Inggris, Liverpool ini melakukan perjalanan dari rumahnya di Dunboyne, Co Meath, Irlandia, bersama saudaranya untuk menonton laga semifinal Liga Champions antara Liverpool melawan Roma.
Saat ini Cox dalam kondisi kritis di rumah sakit, dengan luka serius pada bagian kepalanya.
Filippo Lombardi (20) dan Daniele Sciusco (29) merupak dua orang yang dituduh melakukan penganiayaan terhadap Cox.
Keduanya akan dihadirkan di Pengadilan South Sefton Magistrates pada hari ini terkait terkait insiden itu.
Lombardi telah didakwa dengan melakukan gangguan kekerasan dan melukai korban.
Sedangkan Sciusco didakwa dengan gangguan kekerasan.
Sementara itu, keluarga Cox telah terbang dari Irlandia untuk bergantian menjaga pria tersebut yang saat ini masih dirawat di rumah sakit di Liverpool.
Sebuah sumber mengatakan kepada The Irish Sun Rabu malam, "Sean telah menjalani operasi besar, ia sekarang dalam keadaan koma dan kondisinya tetap kritis, 48 jam berikutnya merupakan momen yang sangat penting, semua orang berharap ia bisa melewati ini,".
Kericuhan terjadi di pusat kota sebelum berlangsungnya pertandingan, karena lebih dari 50 ribu penggemar datang ke Anfield, termasuk sekira 5 ribu pendukung dari Italia.
Perkelahian pun terelakan di dekat Pub The Albert sesaat sebelum kick off, dimana diyakini Cox dipukul dengan ikat pinggang yang membuatnya kemudian tersungkur ke tanah.
Dalam kericuhan tersebut, polisi setempat melakukan sembilan penangkapan, sebelum dan sesudah pertandingan antara Liverpool versus Roma.
Keluarga Cox telah memberikan penghormatan terhadap pria tersebut yang dikenal sebagai pribadi yang menakjubkan dan luar biasa.
"Ia telah membawa kami semua dalam sukacita, Cox orang yang benar-benar layak untuk mengidolakan Liverpool FC," kata anggota keluarga Cox.
"Kami bemar-benar hancur dengan apa yang terjadi, yang kami inginkan saat ini adalah agar ia segera pulang dan berkumpul bersama istri dan ketiga anaknya,".
Situs pengumpulan dana GoFundMe telah menyatakan bersedia membantu membiayai tagihan medis serta biaya lainnya untuk pemulihan kondisi kesehatan Cox.
Thomas Byrne, seorang anggota parlemen Irlandia mengatakan, "saya secara tulus berharap dan mendoakan Sean Cox, seorang pria terhormat dari komunitas Dunboyne, semoga bisa segera pulih,".
Sedangkan klub sepakbola Liverpool dan Roma, mengecam kekerasan tersebut.
Tidak hanya itu, UEFA pun kini sedang menunggu informasi lebih lanjut sebelum memutuskan langkah selanjutnya.