News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga 1

Kata Robert Alberts Soal Konflik Suporter Persija dan Persib

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Robert Alberts di Jalak Harupat.

Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG  - Hubungan suporter Persib Bandung, bobotoh dan pendukung Persija Jakarta, The Jakmania dikenal sangat tidak harmonis.

Keduanya bertahun-tahun berkonflik bahkan hingga memakan banyak korban jiwa.

Terakhir, seorang pendukung Persija Jakarta, Haringga Sirila tewas secara mengenaskan karena dikeroyok oleh oknum bobotoh.

Pelatih Persib, Robert Alberts, memiliki pandangan tersendiri soal konflik yang terjadi antara bobotoh dan The Jakmania.

"Ini sesuatu yang menurut saya menjadi isu penting. Karena semua selalu bicara soal ini di Indonesia bahwa hubungan klub ini dengan klub lain bagus atau buruk begitu pun suporternya," ujar Robert setelah memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (7/7/2019).

Seharusnya lanjut Robert, suporter di Indonesia bisa mendukung timnya dengan baik tanpa adanya konflik.

"Seharusnya suporter berteman dengan kelompok suporter lain, maaf saya harus katakan itu. Sepakbola tetaplah sepakbola, kami tidak bisa membenci klub lain yang pemainnnya sama-sama membela tim nasional yang sama dan semua suporter di Indonesia seharusnya mendukung tim nasionalnya sehingga mereka menjadi satu," ucapnya.

Pria asal Belanda ini menyebut bahwa sepakbola profesional harus dimulai dari suporter yang tak membenci satu sama lain.

Kedua pendukung harus menunjukan sikap saling menghargai dan menghormati.

"Seperti halnya saya kepada teman, saya tentu akan menyambutnya, saya tidak akan menolak dia untuk datang ke rumah saya," ucapnya.

"Proses itu harus dimulai sekarang dan suporter bisa lebih sadar untuk mendukung tim kebangaannya tanpa harus membenci klub lain. Itu bukan bagian cara fans mendukung dalam sepakbola jadi bagi kami pertandingan hanya dilakukan di dalam lapangan dengan dukungan fantastis dari suporter di Indonesia, kami harus belajar dan menghormati semuanya. Dan pertandingan juga akan menjadi gelaran yang lebih baik, dampaknya akan muncul pada tim nasional karena semua mendukung sepakbolanya," katanya.

Dijaga 12 Ribu Personel Keamanan

Persija Jakarta akhirnya kembali menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Laga itu pun sudah ditunggu-tunggu suporter setia Persija, The Jakmania. Pasalnya, Persija terakhir menjamu Persib di SUGBK pada Mei 2014.

Security officer Persija, Dicky Milano pun berharap, The Jakmania tetap tertib agar pertandingan berjalan aman dan kondusif.

“Kita patut bersyukur karena Panpel diizinkan gelar Persija vs Persib. Atas nama panpel kami berterima kasih karena diizinkan digelar di GBK. Kami mengajak seluruh pihak, khususnya The Jak untuk tertib agar pertandingan berjalan lancar dan aman,” kata Dicky di Kantor Persija, Kuningan, Jakarta, Senin (8/7/2019),

Dicky juga menambahkan pada laga Elclasico itu, jumlah personel akan ditingkatkan. 

Mereka akan menjaga area SUGBK dan mengecek setiap penonton yang hadir dengan empat tahap pemeriksaan.

“Untuk keamanan sudah disiapkan maksimal, kekuatan personel sekitar 12.400, dua kali lipat dari pertandingan biasanya,” ujar Dicky.

“Di laga sebelumnya, pengamanan yang berhak masuk stadion agak longgar. Sekarang dari ring 4, gelang tiket sudah harus ditunjukkan, kemudian di ring tiga, sampai masuk ke dalam juga punya hak sama. Ini punya atensi khusus mengenai rivalitas tadi. Jadi pengamanan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan,” jelas Ferry Paulus menambahkan.

Laga Persija vc Persib dalam lanjutan Liga 1 2019 dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kick off bergulir pukul 15.30 WIB dan di siarkan langsung di Indosiar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini