TRIBUNNEWS.COM - Pada bursa musim panas 2019 lalu, Paulo Dybala sempat menjadi komoditi panas, namun akhirnya Juventus memilih untuk mempertahankannya, Sabtu (25/1/2020).
Menjadi salah satu pemain berkontribusi besar bagi Juventus musim ini, Paulo Dybala sempat benar-benar akan meninggalkan klub asal Turin tersebut.
Bahkan dua klub yang serius mengejarnya saat itu, Tottenham Hotspurs dan Manchester United, harus gigit jari melihat kesetiaan Dybala pada penguasa Liga Italia tersebut.
"Saya benar-benar hampir pergi dari Juventus, itulah yang klub pikirkan saya tahu, hingga saat-saat terakhir kami menunggu," ujar Dybala dilansir Football-Italia.net.
Meskipun begitu, dirinya masih belum tahu apakah bertahan lebih lama di juventus Stadium, bahkan di bursa transfer musim dingin kali ini.
"Saya masih menyisakan dua tahun tersisa di kontrak saya, itu tidak bisa dibilang pendek juga tidak lama lagi."
"Kami akan pastikan bagaimana rencana Juventus ke depannya, apakah mereka ingin saya bertahan atau pergi," terang Dybala.
Namun, ia mengaku sebenarnya masih betah berada di Juventus.
"Itu adalah keputusan klub untuk memutuskan, sangat sulit untuk mengetahui ketika sesuatu hal bisa berubah dalam waktu cepat."
"Sebenarnya, disini saya mendapatkan perlakuan yang bagus, saya bahagia dan merasa nyaman," ungkap mantan pemain Palermo itu.
Selain itu, faktor bertahannya sang pemain juga andil dari kedatangan Maurizio Sarri sebagai pelatih Juventus.
Bagi Dybala, Sarri menginginkan dirinya bertahan dan membantu banyak dalam proses mempertahankannya.
"Kedatangan Sarri sangat membantu, dia menginginkan saya untuk bertahan, yang mana memberikan saya kekuatan yang kami pun masih belum tahu apa yang akan terjadi ke depannya."
"Saya tahu ia bisa mengajari saya, membantu banyak hal dan membuat saya mengeluarkan kemampuan terbaik saya," ujarnya.
Ia pun merasa lebih baik bersama taktik baru yang dibawa Sarri ke Juventus setelah bersama Maximilio Allegri selama berapa tahun di Juventus.
Sejauh ini, Dybala sudah mencetak 11 gol dan 10 assist bagi Si Nyonya Tua di seluruh kompetisi di musim ini.
Lalu dirinya mengatakan mengapa bisa merasa nyaman di Juventus.
"Tanpa bola, saya merasa bosan, jika saya tidak membawa bola dalam waktu yang lama, saya bisa merasa hilang, kehilangan irama permainan."
"Saya beruntung berada di klub yang ingin menguarai bola, dimana semua pemain memiliki teknik yang bagus dengan banya pemain yang sangat tinggi kualitasnya di lapangan, banyak kesempatan menguasai bola," ungkap pemain asal Argentina tersebut.
Perjuangan Dybala bersama Juventus akan berlanjut di Liga Italia pekan ke-21 ini melawan Napoli pada Senin (27/1/2020) mendatang.
Sejauh ini Juventus masih menjadi pemuncak klasemen dengan mengoleksi 51 poin dan unggul empat poin dari pesaing terdekatnya, Inter Milan yang berada di posisi kedua.
Hasil Liga Italia
Sabtu, 25 Januari 2020
Brescia 0-1 AC Milan
Jadwal Liga Italia pekan ke-21
Minggu, 26 Januari 2020
Pukul 00.00 Firentina vs Genoa
Pukul 00.00 SPAL vs Bologna
Pukul 02.45 - Torino vs Atalanta
Pukul 18.30 WIB - Inter vs Cagliari
Pukul 21.00 WIB: Parma vs Udinese
Pukul 21.00 WIB: Sampdoria vs Sassuolo
Pukul 21.00 WIB: Hellas Verona vs Lecce
Senin, 27 Januari 2020
Pukul 00.00 WIB - Roma vs Lazio
Pukul 02.45 WIB - Napoli vs Juventus
(Tribunnews/Haikal)