Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus membantah kabar yang menyebut dirinya sudah ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Sebelumnya, beredar kabar Ferry Paulus langsung mengisi posisi Komisaris Utama setelah mundurnya Sonhadji dari posisi tersebut.
Baca: Jadwal Baru Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia: Timnas Indonesia Hadapi 3 Lawan Berat
Selain Sonhadji, dua Komisaris PT LIB yakni Hasani Abdulgani, dan Hakim Putratama serta Cucu Somantri memutuskan mundur dari jabatan Direktur Utama pada saat RUPS beberapa waktu lalu.
Baca: Si Cobra Kembali ke Timnas Indonesia: Taklukkan Cedera Serius, Antusias Dilatih Shin Tae-yong
Kabar penunjukan Ferry Paulus sebagai Komisaris Utama sempat mencuat lantaran saat ini sudah masuk ke dalam jajaran Komisaris PT LIB bersama Endri Erawan dari Mitra Kukar dan Munafri Arifuddin dari PSM Makassar.
Pria yang akrab disapa FP itu memastikan semua kabar berita tersebut tidak benar.
"Tidak betul. Kalau di komisaris kan bukan operasional. Siapapun orangnya tetap komisaris," kata Ferry Paulus saat dihubungi awak media.
"Tidak ada urgensinya juga untuk apa komisaris utama pakai plt," tambahnya.
FP menuturkan, tugas seorang komisaris di PT LIB hanya mengawasi dan tidak punya wewenang menentukan keputusan apapun.
"Jadi katakanlah kita mau mengambil kebijakan, itukan bukan dari komisaris utama. Dirut yang menentukan (keputusan) lalu komisaris melakukan pengawasan. Bisa saja nanti dalam saran, berseberangan dengan Appi (Munafri) dan juga Endri," tutupnya.
Menurut informasi yang didapat, PT LIB mengagendakan RUPS lanjutan pada tanggal 13 Juni 2020 mendatang.
Salah satu agendanya dalam RUPS tersebut menentukan sosok pengganti di Direktur Utama dan Komisaris Utama PT LIB.
Baca tanpa iklan