News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga 1

Makan Konate Pergi dari Persebaya: Insya Allah Suatu Saat Saya Kembali

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ekspresi Makan Konate, gelandang asing Persebaya seusai gagal eksekusi penalti di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (12/2/2020).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penyerang Persebaya Surabaya, Makan Konate turut mengikuti jejak David da Silva yang memilih hengkang dari Persebaya.

Makan Konate mengatakan dirinya harus keluar dari Surabaya lantaran status kompetisi Liga 1 yang masih tak jelas.

Baca juga: Persebaya Sama Sekali Tak Berdaya Menahan Makan Konate untuk Tidak Pergi

Ke depan ia pun masih mempunyai keinginan untuk kembali ke Persebaya dan memberikan gelar juara.

“Jujur, keputusan ini sulit. Saya sudah terlanjur menjanjikan trofi juara pada Persebaya. Tetapi, situasi dan kondisi tidak memungkinkan. Saya harus melanjutkan perjalanan. Insya Allah suatu saat saya kembali,” kata Makan Konate seperti dikutip dari laman resmi klub.

Makan Konate melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang madura United, Jumat (14/2/2020). (surabaya.tribunnews.com/sugiharto)

Eks-pemain Arema FC itu berterima kasih kepada tim pelatih dan juga manajemen tim serta suporter Persebaya yang telah mendukungnya selama mengenakan jersey Persebaya dan menghormati keputusannya.

Baca juga: Tiga Raja Gol Liga 1 yang Pergi dari Klub Karena Ketidakpastian Kompetisi

Sementara itu, Pelatih Persebaya, Aji Santoso menghormati keputusan yang diambil Makan Konate.

Ia memaklumi keputusan yang diambil Konate sebagai bagian dari risiko yang harus dihadapi oleh tim. Sedangkan dua posisi yang ditinggal David da Silva dan Makan Konate akan segera dicarikan penggantinya.

“Kami tetap menghormati keputusan pemain memang situasi sepak bola Indonesia masih tidak menentu,” kata Aji.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini