Atalanta terlihat cukup bernafsu untuk bisa segera mencetak gol pertama sekaligus menyamakan kedudukan skor.
Real Madrid tampak sudah bisa keluar dari tekanan tim tamu, meski belum menciptakan peluang berbahaya sama sekali dalam 10 menit awal pertandingan.
Pergerakan Pasalic yang beroperasi di sisi kiri memang sangat merepotkan lini belakang Real Madrid beberapa kali.
Memasuki menit 25, tempo permainan kedua tim tampak melambat dimana Real Madrid mengambil alih lebih banyak penguasaan bola.
Sisi kiri yang ditempati oleh Mendy dan Vinicius menjadi tumpuan Real Madrid dalam membobardir lini pertahanan Atalanta.
Peluang emas datang ketika Vinicius mampu menusuk pertahanan lawan berkat kerjasamanya dengan Benzema, hanya saja momentum pemain Brasil itu hilang sehingga gagal berbuah gol.
Real Madrid akhirnya mampu membuka keunggulan setelah Benzema mampu memanfaatkan umpan brilian dari Modric untuk membobol gawang Atalanta pada menit 34.
Kesalahan penjaga gawang Atalanta mampu dimanfaatkan oleh Modric sebelum memberikan assist kepada Benzema.
Usaha Atalanta untuk menyamakan kedudukan masih belum terealisasi mengingat kesolidan lini pertahanan Real Madrid.
Atalanta pun harus tertinggal dengan skor satu gol tanpa balas dari Real Madrid pada babak pertama.
Pada babak kedua, Atalanta semakin merana setelah akselerasi Vinicius dijatuhkan oleh bek tim tamu di kotak penalti lawan.
Sergio Ramos yang menjadi algojo penalti mampu membawa Real Madrid semakin menjauh pada menit 60.
Usaha Atalanta untuk mengejar ketertinggalan baru berhasil ketika laga memasuki menit 83.
Dimana tendangan bebas cantik yang dilesakkan Muriel mampu menembus sisi kiri gawang Real Madrid.