TRIBUNNEWS.COM - Juara bertahan Liga Inggris, Manchester City secara mengejutkan tumbang saat melakoni laga perdana musim ini.
Bermain di kandang lawan di Tottenham Hotspur Stadium, pasukan Pep Guardiola kalah dengan skor 1-0 dari Spurs, Senin (16/8/2021) dini hari.
Gol kemenangan Tottenham Hotspur dicetak Son Heung-min pada menit ke-10 babak kedua (55') lewat sebuah tendangan keras terukur dari luar kotak penalti.
Kemenangan itu membuat Spurs menjadi tim antitesa bagi The Citizen dalam lima kesempatan laga pembuka liga.
Baca juga: Pep Guardiola Tunggu Harry Kane, Pemilihan Kapten Manchester City Ditunda
Dalam sejarahnya, tercatat empat kali Spurs sudah menghadapi Manchester City dalam pertandingan pembuka liga. Mereka tidak pernah kalah dalam pertandingan tersebut.
Masing-masing pada 1990-91 (menang (3-1), 1995-96 (imbang 1-1), 2010- 11 (imbang 0-0), dan musim 2020/21 (menang 1-0). Teranyar di musim 2021/2022 dengan skor 1-0.
Son Heung-min memang menjadi pahlawan lewat golnya namun sektor pertahanan Spurs wajib mendapat kredit pada laga ini.
Mimpi Guardiola Tercapai, Man City Patahkan Kutukan Kandang Tottenham Hotspur, Nathan Ake Penyelamat
Kapan Erling Haaland Kembali Main, Guardiola Sebut soal Man City Lawan Tottenham Hotspur dan Burnley
Baca juga: Hasil Liga Inggris, Man United Gulung Leeds United 5-1, Bruno Fernandes dan Paul Pogba Ukir Rekor
Pada kemenangan Spurs kali ini, Japhet Tanganga, Davinson Sánchez, dan Lucas Moura menjadi tiga pemain yang jadi kartu mati bagi taktik ofensif Pep Guardiola.
Ketiganya mendapat nilai sembilan pada pertandingan tersebut.
Instruksi Pelatih Spurs, Nuno Espírito Santo, dijalankan ketiganya secara impresif. Menjadikan para penyerang Manchester City seolah frustasi menembus pertahanan the Lilywhites.
Berikut rapor lengkap para pemain Tottenham Hotspur dan Manchester City seperti dilansir Squawka:
Baca juga: Update Transfer Inter, Denzel Dumfries Tes Medis, Lautaro Martinez Dibidik Spurs, Insigne Bisa Murah
Tottenham Hotspur
Hugo Lloris – 6
Tampak sedikit goyah pada awal laga. Tapi beruntung, Manchester City tidak mengujinya lewat serangan yang membahayakan.
Japhet Tanganga – 9
Konsisten menjaga pergerakan Jack Grealish dan Raheem Sterling.
Dia mampu menjaga ritme pertahanan. Bermain sangat bersih. Ketika wasit tidak memberinya kartu kuning untuk pelanggaran keempatnya, cuma dapat peringatan, semangat bermainnya makin apik.
Mendominasi sisi kiri Manchester City selama pertandingan. Secara aneh diganti jelang akhir laga dengan 10 menit tersisa.
Davinson Sánchez – 9
Tembok batu bata yang bergerak di belakang.
Dia bak raksasa di sektor tengah pertahanan Spurs. Hampir semua serangan Manchester City di sektor tengah, putus oleh halauannya.
Bahkan, dia bisa membantu menekan Manchester City di menit-menit akhir pertandingan.
Eric Dier – 8
Dia tidak terlalu banyak diuji tetapi setiap kali umpan silang City yang tidak efektif masuk ke kotak pertahanan Spurs, dia mampu menghalaunya.
Sergio Reguilon – 7
Tidak banyak pekerjaan seperti Tanganga tetapi masih menunjukkan penjagaan impresif melawan Riyad Mahrez.
Oliver Skipp – 7
Di awal laga tampak kesulitan mengikuti ritme permainan. Namun, akhirnya dia mampu memblokir jalur serangan City.
Pierre Emile Hojbjerg – 8
Pada awal babak kedua, umpan-umpan cerdasnya merepotkan lawan. Kehadirannya terhitung brilian di lini tengah.
Dele Alli – 7
Bekerja sangat keras dalam bertahan dan membuat beberapa operan ke depan yang bagus.
Lucas Moura – 9
Penampilan yang sangat fenomenal dari Lucas Moura.
Dia tidak mencetak gol atau mendapatkan assist, namun penampilan Spurs tidak akan mungkin terjadi tanpa aksi ciamiknya dia di lapangan.
Moura menjadi kunci transisi dari bertahan menjadi menyerang Tottenham Hotspur. Gol Son Heung-min juga berkat andilnya.
Steven Bergwijn – 6
Hebat berlari mencari ruang tapi kerap buang-buang kesempatan saat menguasi bola.
Heung-min Son – 8
Ragu-ragu pada beberapa kesempatan di babak pertama. Bahkan, cenderung terlalu lama menahan bola, hampir seolah-olah dia sedang mencari Harry Kane.
Memperbaiki ini di babak kedua dengan serangan kiri yang menakjubkan untuk memenangkan laga untuk Spurs.
Musim ketiga berturut-turut mencetak gol untuk Spurs di kandang melawan City di musim ketiga berturut-turut.
Membobol gawang anak asuh Pep Guardiola menjadi favoritnya.
Pengganti:
Giovani Lo Celso (untuk Bergwijn 77′) – 6 – Masuk dan menunjukkan beberapa kecerahan dalam serangan.
Matt Doherty (untuk Tanganga 83′) – 5 – City menemukan lebih banyak ruang di sisi kiri saat dia masuk.
Cristian Romero (untuk Hojbjerg 90′) – Tanpa Nilai – Datang terlambat.